Tekan Lonjakan Harga, 31.041 Ton Jagung Murah Disalurkan ke Peternak Ayam Kediri
Rabu, 24 Januari 2024 | 01:35 WIB
Kediri, Beritasatu.com- Pemerintah Kabupaten Kediri menyebut telah melakukan upaya intervensi harga jagung dengan stabilisasi pasokan harga pangan (SPHP) ke para peternak ayam petelur. Stabilisasi untuk para peternak tersebut dilakukan dengan cara menyalurkan sebanyak 31.041 ton jagung dengan harga murah, yakni Rp 4.900 per kilogram.
Penyaluran jagung murah dilakukan dalam kurun waktu 3 bulan, terhitung sejak November 2023 hingga Januari 2024. Adapun jagung murah ini diberikan kepada 61 peternak berskala besar dengan total 25.041 ton dan 281 peternak berskala mikro berjumlah 6.000 ton.
Kepala Dinas Perdagangan Tutik Purwaningsih menyampaikan, penyaluran jagung subsidi sebagai tindaklanjut pasca dinamika harga jagung yang kini semakin meningkat. Jagung yang menjadi pakan utama dari ayam petelur itu semula ada di harga Rp 7.000 per kilogram, kini sudah naik mencapai Rp 8.800 per kilogram.
Akibatnya, tak sedikit peternak yang mengeluhkan kenaikan harga jagung tersebut. "Akhir tahun lalu di bulan September dan Oktober harga jagung semula masih di bawah Rp 7.000 per kilogram. Namun di bulan Januari sekarang ini sudah bertengger di harga Rp 8.800 per kilogram,” kata Tutik, Rabu (24/1/2024).
Lanjut Tutuk, kenaikan yang cukup signifikan itu membuat pemerintah memberikan jagung murah ini melalui program dari Kementerian Pertanian dan Badan Pangan Nasional (Bappanas).
Hal tersebut dilakukan pemerintah untuk mengatasi fluktuasi harga dalam beberapa bulan terakhir.
“Artinya pemerintah menyiapkan jagung impor dengan harga lebih murah yaitu Rp 4900 per kilogram yang dialokasikan untuk kebutuhan selama 3 bulan bagi peternak,“ jelasnya.
Diketahui berita sebelumnya, sejumlah peternak ayam petelur di Kabupaten Kediri, Jawa Timur, mengeluhkan lonjakan harga jagung sejak dua bulan terakhir. Akibatnya, para peternak tidak mendapatkan untuk atau merugi.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




