ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Ratusan Pesilat Sambut Kedatangan Jenazah PMI Asal Jember yang Ditembak Mati di Malaysia

Minggu, 18 Februari 2024 | 05:50 WIB
AN
R
Penulis: Ahmad Hisyam Nugroho | Editor: RZL
Kedatangan jenazah Moh Jamroji PMI yang ditembak mati oleh kepolisian Malaysia disambut warga dan ratusan rekan sesama pesilat pada Sabtu, 17 Februari 2024.
Kedatangan jenazah Moh Jamroji PMI yang ditembak mati oleh kepolisian Malaysia disambut warga dan ratusan rekan sesama pesilat pada Sabtu, 17 Februari 2024. (Beritasatu.com/Hisyam Nugroho)

Jember, Beritasatu.com - Kedatangan jenazah Moh Jamroji, seorang pekerja migran Indonesia (PMI) yang ditembak mati oleh kepolisian Malaysia terkait kasus pembunuhan dengan korban sesama PMI asal Jember, Windri Nur Fadilah, disambut warga dan ratusan rekan sesama pesilat pada Sabtu (17/2/2024) sore.

Jenazah dibawa ke rumah duka di Desa Jatisari, Kecamatan Jenggawah, Jember. Setelah disemayamkan, jenazah Jamroji langsung dimakamkan di pemakaman umum setempat dengan diantar oleh ratusan pelayat.

Menurut laporan yang diterima Dinas Ketenagakerjaan (Dinaker) Jember, Jamroji tewas dalam penangkapan beberapa saat setelah membunuh Windri Nur Fadilah pada 29 Januari 2024. Namun, jenazahnya baru dapat dipulangkan hampir tiga minggu kemudian karena melalui beberapa tahap pemeriksaan.

ADVERTISEMENT

"Untuk pemulangan jenazah atas nama Jamroji yang tertuduh kasus pembunuhan kemarin, proses pemulangan mungkin tidak seiring dengan yang perempuan (korban), kemungkinan masih melalui proses di Malaysia, jadi kita menunggu proses tersebut," kata Sub Perlindungan PMI Disnaker Jember Ridha Herawati.

Jamroji, yang telah menjadi PMI selama satu tahun di Malaysia, bekerja sebagai buruh bangunan di negeri jiran. Pemuda berusia 21 tahun itu tewas setelah tertembak oleh Polis Diraja Malaysia dalam kasus pembunuhan dengan korban Windri Nur Fadilah, yang jenazahnya telah dipulangkan pada 4 Februari lalu.

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, kasus pembunuhan antar sesama PMI tersebut diduga memiliki latar belakang asmara.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon