Pedagang Pastikan Lagi Harga Beras di Pasar Induk Cipinang Mulai Turun
Kamis, 29 Februari 2024 | 20:49 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Pedagang di Pasar Induk Beras Cipinang, Jakarta Timur memastikan lagi harga beras memang mulai merangkak turun baik kategori beras medium maupun premium. Diketahui pada Senin (26/2/2024) lalu para pedagang memang sudah merasakan adanya penurunan harga beras.
Kini pedagang lainnya kembali memastikan kondisi penurunan yang sama. Hal itu diungkapkan Anto salah satu pedagang Pasar Induk Beras Cipinang kepada Beritasatu.com, Kamis (29/2/2024).
"Harga beras saat ini sudah mulai turun seiring dengan mulai banyaknya pasokan beras dari daerah karena ada beberapa daerah yang sudah panen," ungkap Anto.
Anto menjelaskan, harga beras di pasar memang mengalami kenaikan yang signifikan, terutama pada periode puncak yang terjadi dua minggu sebelum pemilu hingga satu minggu setelahnya. Fenomena ini sering terjadi dalam konteks politik di mana para pedagang atau pengecer mungkin memanfaatkan momen pemilu untuk menaikkan harga barang dagangan mereka.
Namun, dengan dilakukannya inspeksi mendadak oleh Presiden Joko Widodo minggu lalu, tampaknya telah memberikan dampak yang positif terhadap harga beras di pasar. Kenaikan harga yang sebelumnya terjadi mulai merangkak turun, mungkin karena tindakan pengawasan yang ketat terhadap praktik-praktik yang merugikan konsumen.
Ini menunjukkan pentingnya intervensi pemerintah dalam memastikan stabilitas harga dan perlindungan konsumen, terutama dalam situasi-situasi di mana harga-harga barang mungkin dipengaruhi oleh faktor politik atau spekulasi pasar. Langkah-langkah yang diambil oleh pemerintah, seperti inspeksi mendadak, dapat membantu menstabilkan pasar dan melindungi kepentingan konsumen secara lebih efektif.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




