ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Jamu Undangan HUT APKASI 2024, Trenggalek Suguhkan Layar Raksasa di Tebing Batu Bekas Tambang

Sabtu, 8 Juni 2024 | 13:31 WIB
GN
GV
Penulis: Gesa Vitara Puspa Nur | Editor: GV
Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin dan sang istri dalam acara HUT Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) di Tebing Kepuh pada Jumat, 7 Juni 2024.
Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin dan sang istri dalam acara HUT Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) di Tebing Kepuh pada Jumat, 7 Juni 2024. (Pemkab Trenggalek/Istimewa)

Trenggalek, Beritasatu.com - Menjadi tuan rumah dalam penyelenggaraan HUT Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI), Pemkab Trenggalek Jamu tamu undangan di tebing batu bekas tambang.

Tebing Kepuh, area bekas tambang batu di Kecamatan Gandusari Trenggalek ini disulap menjadi panggung dan layar raksasa dalam menyambut delegasi APKASI dari berbagai daerah, pada Jumat (7/6/2024).

Tebing yang menjulang tinggi ini menampilkan dekorasi visual dengan sentuhan kreatifitas yang mengiringi penampilan seni tari “Sri Gendam”.  Tarian ini sendiri mengisahkan bagaimana eksplorasi alam secara berlebihan justru akan membawa kerusakan dan kerugian bagi masyarakat luas dalam wujud bencana alam.

ADVERTISEMENT

Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin atau yang biasa disapa Mas Ipin, mengungkapkan pemilihan Tebing Kepuh sebagai lokasi jamuan ini karena untuk menunjukkan energi bahwa jika dulu ada tambang  yang merusak bisa di kreasikan tanpa harus dirusak kembali.

“Makanya kenapa kita pilih Tebing Kepuh sebagai welcoming dinner kita hosting disini ini menunjukkan semangat bahwa dulu yang tambang dan merusak itu bisa di create menjadi tempat kreatif tanpa harus diambil atau di rusak,” ungkapnya.

Hal ini tentu sejalan dengan semangat upaya menjaga kelestarian lingkungan yang terus digaungkan oleh Bupati Trenggalek, mengingat saat ini di beberapa negara juga telah terjadi bencana hidrometrologi dan pemanasan global akibat dampak eksplorasi alam  yang dilakukan secara berlebihan.

Disaat yang sama, Mas Ipin juga menyebut bahwa Trenggalek juga menjadi salah satu daerah yang mendapatkan Renewable Energy Certificate.

“Jadi event ini semua kelistrikannya bersumber dari energi yang terbarukan.  Bahkan diperkantoran juga kita sertifikatkan untuk dialiri listrik dari sumber energi terbarukan. Kebetulan kita memilih dari PLTA Cirata,” terang Mas Ipin.

“Ini juga menjadi komitmen Trenggalek karena kita juga bercita-cita menuju Net Zero Carbon di 2045,” tegas Bupati Mas Ipin.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Warga Trenggalek Berebut Bibit, Sejumlah Orang Terjatuh dan Terinjak

Warga Trenggalek Berebut Bibit, Sejumlah Orang Terjatuh dan Terinjak

JAWA TIMUR

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon