ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Polisi Tembak Polisi di Solok Selatan, Komisi III Duga Berebut Cuan Tambang

Jumat, 22 November 2024 | 14:33 WIB
SM
SM
Penulis: Salman Mardira | Editor: SMR
Anggota Komisi III DPR Fraksi PKS Muhammad Nasir Djamil.
Anggota Komisi III DPR Fraksi PKS Muhammad Nasir Djamil. (Istimewa)

Jakarta, Beritasatu.com – Komisi III DPR menduga kasus polisi tembak polisi yang melibatkan Kabag Ops Polres Solok Selatan AKP Dadang Iskandar dan Kasatreskrim Polres Solok Selatan AKP Ryanto Ulil Anshar karena saling berebut cuan tambang galian C.

Anggota Komisi III DPR Muhammad Nasir Djamil mengatakan kasus kabag ops tembak kasatreskrim Polres Solok Selatan sangat memalukan.

“Sangat disayangkan bahwa polisi tembak polisi hanya karena soal tambang galian C. Patut diduga karena berebut cuan dari galian C. Sangat memalukan dan melenceng dari polisi presisi,” kata Nasir Djamil kepada Beritasatu.com, Jumat (22/11/2024).

ADVERTISEMENT

Nasir berharap kasus polisi tembak polisi diusut tuntas dan motifnya juga harus dibongkar ke publik.

Nasir menduga fenomena aparat beking tambang ilegal di daerah seperti gunung es dan tidak pernah diselesaikan. “Ini seperti gunung es yang tidak pernah diselesaikan,” kata politikus PKS itu.

Diberitakan sebelumnya, Kabag Ops AKP Dadang Iskandar menembak mati Kasatreskrim Polres Solok Selatan AKP Ryanto Ulil Anshar di parkiran Polres Solok Selatan, Jorong Bukit Malintang Barat, Nagari Lubuk Gadang, Kecamatan Sangir, Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat, Jumat (22/11/2024) dini hari.

Kejadian bermula saat aparat Satreskrim Polres Solok Selatan mengamankan pelaku tambang galian C. Saat menuju Polres Solok Selatan, AKP Ryanto Ulil mendapat telepon dari Dadang Iskandar terkait penangkapan pelaku tambang galian C. 

Pelaku kemudian diperiksa di ruang Reskrim Polres Solok Selatan. Saat para personel sedang dalam ruang pemeriksaan, tiba-tiba terdengar bunyi tembakan dari luar. 

Ketika para anggota kepolisian memeriksa ke luar, ternyata AKP Ryanto sudah tidak bergerak. Perwira polisi itu tewas dalam peristiwa polisi tembak polisi karena dua luka tembak di bagian kepala, tepatnya di pelipis kanan dan pipi kanan.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Pelaku Polisi Tembak Polisi di Solok Selatan Dihukum Seumur Hidup

Pelaku Polisi Tembak Polisi di Solok Selatan Dihukum Seumur Hidup

NUSANTARA

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon