ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Pemprov Papua Diminta Tertibkan Tambang Emas Ilegal seusai Aksi KKB

Senin, 14 April 2025 | 03:30 WIB
DM
DM
Penulis: Djibril Muhammad | Editor: DM
Kapolda Papua Irjen Pol Patrige Renwarin meminta Pemerintah provinsi dan pemerintah daerah diminta segera menertibkan aktivitas penambangan emas yang dikelola secara ilegal di wilayah Papua menyusul insiden penyerangan yang dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) terhadap para pendulang emas ilegal, yang menewaskan 13 orang.
Kapolda Papua Irjen Pol Patrige Renwarin meminta Pemerintah provinsi dan pemerintah daerah diminta segera menertibkan aktivitas penambangan emas yang dikelola secara ilegal di wilayah Papua menyusul insiden penyerangan yang dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) terhadap para pendulang emas ilegal, yang menewaskan 13 orang. (Antara/Antara)

Jayapura, Beritasatu.com - Pemerintah provinsi dan pemerintah daerah diminta segera menertibkan aktivitas tambang emas yang dikelola secara ilegal di wilayah Papua. Hal ini menyusul insiden penyerangan yang dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) terhadap para pendulang emas ilegal, yang menewaskan 13 orang.

Menurut Kapolda Papua Irjen Pol Patrige Renwarin, selain mencegah pengelolaan liar, penertiban juga diperlukan untuk mengetahui secara pasti letak tambang yang rawan gangguan keamanan. Lokasi tambang yang diserang KKB mayoritas berada di pedalaman Kabupaten Pegunungan Bintang dan Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan.

"Lokasi penambangan yang saat ini jadi sasaran KKB dilaporkan ilegal. Ini menjadi perhatian Polda Papua," tegasnya, Minggu (13/4/2025) dilansir Antara terkait tambang emas ilegal di Papua seusai penyerang oleh KKB.

ADVERTISEMENT

Patrige menambahkan, selain melakukan operasi kemanusiaan untuk evakuasi korban, Polda Papua juga tengah menyelidiki kejahatan pertambangan di kawasan tersebut. Koordinasi dengan pemerintah daerah akan segera dilakukan, mengingat serangan serupa pernah terjadi pada 2019 dan 2023.

Akses menuju lokasi tambang emas ini diketahui cukup sulit, hanya bisa ditempuh melalui jalur sungai dari Kabupaten Asmat dan Boven Digoel di Provinsi Papua Selatan.

Saat ini, aparat kepolisian masih terus mengumpulkan barang bukti terkait penyerangan berdarah yang menewaskan belasan pendulang tambang emas ilegal tersebut.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Bareskrim Tetapkan 2 Tersangka Baru Kasus Tambang Emas Ilegal

Bareskrim Tetapkan 2 Tersangka Baru Kasus Tambang Emas Ilegal

NASIONAL
Kapolsek Ungkap Kronologi Penambang Tewas di Lokasi PETI Lobu Parimo

Kapolsek Ungkap Kronologi Penambang Tewas di Lokasi PETI Lobu Parimo

NUSANTARA
Bantah Terlibat Tambang Emas Ilegal, Bupati Bungo: Saya Haramkan Itu!

Bantah Terlibat Tambang Emas Ilegal, Bupati Bungo: Saya Haramkan Itu!

NUSANTARA
Rugikan Negara Triliunan Rupiah, 7 Tambang Emas Ilegal Ditutup

Rugikan Negara Triliunan Rupiah, 7 Tambang Emas Ilegal Ditutup

NUSANTARA
PPATK Usut Aliran Dana Tambang Emas Ilegal Rp 992 Triliun

PPATK Usut Aliran Dana Tambang Emas Ilegal Rp 992 Triliun

NASIONAL
ESDM-PPATK Telusuri Temuan Uang Haram Emas Ilegal Nyaris Rp 1.000 T

ESDM-PPATK Telusuri Temuan Uang Haram Emas Ilegal Nyaris Rp 1.000 T

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon