ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Ibu 2 Balita yang Tewas Dicekik Suami di Samarinda Masih Trauma Berat

Minggu, 27 Juli 2025 | 14:29 WIB
FA
DM
Penulis: Fuad Iqbal Abdullah | Editor: DM
Kondisi lokasi kejadian dua balita tewas di tangan ayah kandung masih terkunci rapat dan dipasang garis polisi di Jalan Rimbawan, Kota Samarinda, Kalimantan Timur, Minggu 27 Juli 2025.
Kondisi lokasi kejadian dua balita tewas di tangan ayah kandung masih terkunci rapat dan dipasang garis polisi di Jalan Rimbawan, Kota Samarinda, Kalimantan Timur, Minggu 27 Juli 2025. (Beritasatu.com/Fuad Iqbal Abdullah)

Samarinda, Beritasatu.com - Tragedi kematian dua balita di tangan ayah kandungnya sendiri masih menyisakan duka mendalam. MK (25), ibu dari kedua korban, hingga kini masih mengalami trauma berat dan enggan kembali ke rumahnya yang telah dipasangi garis polisi.

Kondisi MK makin terpukul saat melihat jenazah dua buah hatinya, MZ (4) dan MA (3), terbujur kaku di rumah sakit. Ia menangis histeris menyaksikan tubuh kecil mereka yang telah dibungkus kain kafan. “Sebelum ditinggal kerja, anak-anak masih ceria. Saya tidak menyangka ayah mereka sendiri yang tega membunuh,” ungkap MK sambil terisak.

Kedua balita malang itu diduga dicekik menggunakan sarung oleh ayah kandungnya, WD (24), di rumah mereka di Jalan Rimbawan, Kecamatan Sungai Kunjang, Samarinda. Seusai kejadian, WD ditemukan dalam kondisi linglung dan langsung diamankan pihak Polsek Sungai Kunjang.

ADVERTISEMENT

Saat ini, WD tengah menjalani pemeriksaan intensif kepolisian. Namun, karena kondisinya belum stabil, polisi masih kesulitan menggali motif pembunuhan.

Ketua Tim Reaksi Cepat Perlindungan Perempuan dan Anak (TRC PPA) Kaltim Rina Zainun mengungkapkan, kondisi mental MK sangat terguncang. “Kami sudah berkoordinasi dengan UPTD PPA Kota Samarinda untuk memberikan pendampingan psikologis,” kata Rina kepada Beritasatu.com, Minggu (27/7/2025).

Rina menambahkan, dukungan psikologi sangat penting untuk membantu pemulihan trauma mendalam yang dialami MK. Ia berharap kasus ini menjadi perhatian serius, terutama dalam penanganan keluarga rawan kekerasan.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Motif Balita Tewas di Bekasi, Pelaku Mengaku Terganggu Saat Bermain Gim

Motif Balita Tewas di Bekasi, Pelaku Mengaku Terganggu Saat Bermain Gim

JAWA BARAT
Balita Karawang Tewas Mengenaskan, Keluarga Temukan Banyak Kejanggalan

Balita Karawang Tewas Mengenaskan, Keluarga Temukan Banyak Kejanggalan

JAWA BARAT
Kronologi Balita Tewas Terseret Arus 5 Km Saat Mandi Hujan di Jakbar

Kronologi Balita Tewas Terseret Arus 5 Km Saat Mandi Hujan di Jakbar

NASIONAL
Kejar Kucing Berujung Petaka, Balita di Magelang Tewas di Sumur

Kejar Kucing Berujung Petaka, Balita di Magelang Tewas di Sumur

JAWA TENGAH
Kebakaran Rumah di Semarang, 5 Orang Tewas Termasuk Ibu Hamil

Kebakaran Rumah di Semarang, 5 Orang Tewas Termasuk Ibu Hamil

JAWA TENGAH

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon