Bekerja Tanpa Kontrak, 5 Nelayan Aceh Lompat ke Laut
Senin, 25 Agustus 2025 | 15:54 WIB
Banda Aceh, Beritasatu.com – Lima nelayan asal Aceh yang sebelumnya dilaporkan hilang akhirnya ditemukan selamat. Mereka nekat melarikan diri dengan cara melompat ke laut di perairan Kepulauan Aru, Maluku, setelah mengalami perlakuan tidak manusiawi serta bekerja tanpa kontrak yang jelas.
Kelima nelayan tersebut tiba kembali di Aceh Timur pada Minggu (24/8/2025). Kedatangan mereka disambut haru oleh keluarga dan Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Alfarlaky.
Menurut Alfarlaky, para nelayan ini bekerja di kapal penangkap cumi tanpa mendapatkan hak sebagaimana mestinya.
“Para nelayan ini bekerja berbulan-bulan tanpa kontrak yang jelas, sehingga mereka memutuskan untuk melarikan diri dengan cara melompat ke laut,” kata Alfarlaky dalam keterangan tertulis, Senin (25/8/2025).
Peristiwa itu terjadi saat kapal mereka berada sekitar delapan mil dari pantai Kepulauan Aru. Dengan penuh risiko, para nelayan melompat ke laut dan berenang menuju daratan. Meski sempat terpisah di tengah laut, mereka akhirnya berhasil diselamatkan oleh nelayan setempat dan ditampung sementara di rumah tokoh masyarakat bernama Rudi.
Upaya pencarian dan evakuasi dimulai setelah keluarga melaporkan kehilangan anggota keluarga kepada Bupati Aceh Timur. Salah satu nelayan sempat mengirimkan titik koordinat lokasi melalui WhatsApp, yang menjadi petunjuk penting dalam proses penyelamatan.
Kelima nelayan yang terdampar di Kepulauan Aru sejak 6 Agustus 2025 ini adalah Osama (23) dan Ahyatul Kamal (22) dari Kecamatan Birem Bayeun, Aceh Timur, serta Mohamad Azhar (22) dari Kecamatan Rantau Selamat, Aceh Timur. Kemudian, Abdul Asis (20) dan Ahmad Idrus (20) dari Kabupaten Aceh Tamiang.
Kasus ini menyoroti persoalan serius terkait praktik kerja paksa dan eksploitasi di sektor perikanan. Pemerintah daerah berkomitmen memberikan pendampingan hukum dan pemulihan bagi para korban.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Cuaca Jakarta Hari Ini Minggu 21 Juni: Hujan Ringan pada Malam Hari




