Tim SAR Gunakan Drone Thermal Cari Korban Banjir Bandang Nagekeo
Kamis, 11 September 2025 | 09:59 WIB
Nagekeo, Beritasatu.com - Tim SAR gabungan kembali melanjutkan operasi pencarian empat warga yang masih hilang akibat banjir bandang di Desa Sawu, Kecamatan Mauponggo, Kabupaten Nagekeo, NTT. Memasuki hari ketiga, pencarian difokuskan dengan penyisiran darat dan pemanfaatan drone thermal untuk menjangkau area terdampak yang sulit diakses.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere Fathur Rahman selaku SAR mission coordinator (SMC), menjelaskan operasi dimulai pukul 07.00 Wita dengan apel kesiapan personel dan peralatan.
“Hari ini kami melaksanakan briefing pagi untuk memastikan kesiapan seluruh personel dan peralatan. Tim dibagi menjadi dua search and rescue unit (SRU). SRU I menyisir sepanjang aliran Kali Desa Sawu hingga muara dengan luas area sekitar 5,33 km, sementara SRU II mengoperasikan drone thermal dengan cakupan area 4,26 km,” jelas Fathur, Kamis (11/9/2025).
Menurutnya, penggunaan drone thermal sangat membantu pencarian di medan sulit akibat kerusakan parah pascabanjir bandang.
“Kondisi area terdampak sangat rusak, banyak material kayu, lumpur, dan bebatuan besar yang menyulitkan tim di lapangan. Dukungan teknologi seperti drone thermal kami manfaatkan untuk memperluas jangkauan pencarian dan mempercepat proses menemukan korban,” tambahnya.
Fathur menegaskan, meski menghadapi medan berat, Tim SAR gabungan tetap berkomitmen melanjutkan operasi sampai seluruh korban ditemukan.
“Kami tidak akan berhenti sampai korban terakhir ditemukan. Koordinasi dengan BPBD, TNI, Polri, dan masyarakat terus kami lakukan demi mempercepat pencarian,” tegasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




