2 Warga Sipil Korban Pembantaian KKB di Yahukimo Berhasil Dievakuasi
Jumat, 26 September 2025 | 18:20 WIB
Yahukimo, Beritasatu.com – Satgas Operasi Damai Cartenz berhasil mengevakuasi dua warga sipil korban pembantaian kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Kampung Binki, Distrik Seradala, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Jumat (26/9/2025).
Wakasatgas Humas Operasi Damai Cartenz Kompol Yusuf Tauziri mengatakan timnya berhasil menembus lokasi setelah lima hari paskakejadian.
"Kedua korban yang kita evakuasi hari ini adalah korban pembunuhan pada Minggu (20/9/2025) yang videonya sempat viral di media sosial. Kedua korban adalah pendulang emas bernama Desen Dominggus dan Marselinus Manek," kata Yusuf.
Menurut Yusuf, jenazah kedua korban ditemukan sudah membusuk dan tergeletak di semak-semak pinggir Jalan Kampung Binki.
"Kedua jenazah lalu kita evakuasi dengan aman ke RSUD Dekai, Kabupaten Yahukimo untuk penanganan lebih lanjut oleh pihak medis. Kami sampaikan duka cita mendalam atas peristiwa tersebut dan memastikan aparat akan mengusut tuntas kasus ini," ujar Yusuf.
Saat ini, lanjut Yusuf, Satgas Operasi Damai Cartenz sedang menuju ke lokasi lain yang diduga menjadi tempat pembantaian tiga pendulang emas lainnya.
"Kami mohon doa dari seluruh rakyat Indonesia agar kami mampu segera menemukan tiga jenazah lainnya dan segera menangkap pelaku kejahatan ini," kata Yusuf.
Dia menegaskan TNI-Polri akan terus memperkuat pengamanan di wilayah Yahukimo guna mencegah kejadian serupa kembali terulang.
“Kami akan memastikan masyarakat tetap merasa aman dan terlindungi. Kehadiran aparat di lapangan adalah untuk menjamin stabilitas serta ketenangan warga,” pungkas Yusuf.
Sebelumnya diberitakan, KKB pimpinan Elkius Kobak menembak mati lima pendulang ilegal di kampung Binki, Distrik Seradala, Kabupaten Yahukimo. Kejadian tersebut berlangsung selama dua hari yakni pada hari Minggu (20/9/2025) hingga Senin (21/9/2025).
Satgas Damai Cartenz sempat kesulitan menuju lokasi kejadian karena harus baku tembak dengan KKB dan cuaca buruk yang menyebabkan meluapnya sungai yang melintasi jalan menuju lokasi kejadian.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
62 Persen Jemaah Haji Indonesia Telah Kembali ke Tanah Air




