Pray For Aceh: Diterjang Banjir, Longsor, Gempa hingga Listrik Padam
Kamis, 27 November 2025 | 16:35 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Rentetan bencana alam mulai dari banjir, tanah longsor hingga gempa bumi melanda Provinsi Aceh dalam satu waktu, Kamis (27/11/2025). Penderitaan warga makin lengkap dengan padamnya listrik akibat robohnya tower PLN dan jaringan internet terputus di sebagian besar wilayah.
Siklon Tropis Senyar yang bergerak ke arah barat menuju wilayah daratan Aceh dengan kecepatan sekitar 10 kilometer per jam berdampak signifikan terhadap terjadinya hujan sangat lebat hingga ekstrem yang dapat disertai angin kencang di wilayah sekitarnya.
Cuaca ekstrem yang sudah terjadi sejak sepekan terakhir menimbulkan bencana hidrometeorologi di sebagian besar wilayah Aceh. Sedikitnya 22 dari 23 kabupaten dan kota di Provinsi Serambi Makkah diterjang banjir hingga bandang dalam beberapa hari terakhir. Sejumlah lokasi juga dilanda tanah longsor.
Berikut 22 kabupaten dan kota di Aceh dilanda banjir
1. Kabupaten Aceh Tamiang
2. Kota Langsa
3. Kabupaten Aceh Timur
4. Kabupaten Aceh Utara
5. Kota Lhokseumawe
6. Kabupaten Bireuen
7. Kabupaten Pidie Jaya
8. Kabupaten Pidie
9. Kabupaten Aceh Besar
10. Kota Banda Aceh
11. Kabupaten Aceh Jaya
12. Kabupaten Aceh Barat
13. Kabupaten Nagan Raya
14. Kabupaten Aceh Selatan
15. Kabupaten Aceh Singkil
16. Kota Subulussalam
17. Kabupaten Aceh Tenggara
18. Kabupaten Gayo Lues
19. Kabupaten Aceh Tengah
20. Kabupaten Bener Meriah
21. Kabupaten Simeulue
22. Kota Sabang
Sejauh ini, banjir menyebabkan tiga orang tewas, masing-masing dua di Aceh Utara dan satu lagi terseret air bah di Aceh Tenggara.
Sementara tanah longsor yang terjadi di empat kampung di Aceh Tengah telah menewaskan sembilan orang. Takengon, Ibu Kota Aceh Tengah terisolasi karena jalur darat yang mengubungkannya dengan kabupaten lain putus total.
Di tengah banjir yang belum sepenuhnya surut, tiba-tiba gempa dengan magnitudo 6,3 mengguncang Aceh pada Kamis (27/11/2025) pukul 11.59 WIB. Kuatnya guncangan gempa menimbulkan kepanikan warga di sejumlah daerah yang sedang berduka akibat banjir dan tanah longsor.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofikasi (BMKG) melaporkan lokasi gempa ini berada pada koordinat 2,67 derajat lintang utara dan 95,84 derajat bujur timur, atau tepatnya sekitar 62 kilometer arah barat laut Sinabang, Ibu Kota Simeulue pada kedalaman 10 kilometer.
Akibat gempa, sejumlah bangunan di Simeulue rusak. Sebanyak 11 orang mengalami luka-luka.
Banjir yang melanda sejumlah daerah menyebabkan robohnya lima tower transmisi SUTT milik PLN di Kabupaten Bireun hingga menyebabkan listrik padam total hampir di seluruh Aceh sejak Rabu (26/11/2025) dan sampai sekarang belum normal.
Berhentinya pasokan arus listrik menyebabkan 799 site telekomunikasi di Aceh mati total dan jaringan internet di sebagian wilayah terputus, terutama sepanjang pesisir timur. Warga sulit berkomunikasi.
Penderitaan tak berhenti di situ, banjir dan tanah longsor juga melumpuhkan jalur transportasi darat. Sejumlah ruas Jalan Nasional Banda Aceh-Medan yang merupakan jalur utara di Aceh putus dan akses antarwilayah tersendat.
Puluhan ribu warga mengungsi. Kondisi mereka belum diketahui secara pasti akibat sulitnya akses dan jaringan komunikasi terputus. Lumpuhnya jalur darat membuat pasokan logistik terganggu. Aceh butuh percepatan penanganan darurat segera.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Cuaca Jakarta Hari Ini Minggu 21 Juni: Hujan Ringan pada Malam Hari




