ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Banjir Terjang Polewali Mandar, Ratusan Rumah Terendam

Minggu, 30 November 2025 | 06:54 WIB
MA
HH
Penulis: Muhammad Asyharuddin Arbab | Editor: HP
Banjir di Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, menyebabkan rumah salah seorang warga terendam banjir, Sabtu 29 November 2025.
Banjir di Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, menyebabkan rumah salah seorang warga terendam banjir, Sabtu 29 November 2025. (Beritasatu.com/Muhammad Asyharuddin Arbab)

Polewali Mandar, Beritasatu.com - Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, sejak Sabtu (29/11/2025) malam menyebabkan air sungai di Desa Kenje, Kecamatan Campalagian, meluap dan merendam ratusan rumah warga. Banjir semakin parah akibat sistem drainase yang buruk dan tidak mampu menampung tingginya debit air.

Drainase di kawasan tersebut diketahui tersumbat lumpur dan sampah, sehingga air meluap dengan cepat ke permukiman warga. Dalam waktu singkat, air masuk ke rumah-rumah dengan ketinggian bervariasi antara 50 hingga 120 sentimeter.

Akibat banjir ini, sejumlah perabotan, seperti lemari, kasur, alat elektronik, hingga dokumen penting ikut terendam. Warga berupaya menyelamatkan barang-barang mereka sebelum kerusakan semakin parah.

ADVERTISEMENT

Salah seorang warga, Alimuddin mengungkapkan, keluhan soal buruknya drainase telah berulang kali disampaikan kepada pemerintah daerah, tetapi belum juga mendapat respons memadai.

"Kami sangat prihatin karena setiap musim hujan pasti banjir. Kami selalu berupaya untuk mengusulkan ke pemerintah kabupaten agar dilakukan perbaikan drainase, karena kami melihat sungai meluap, ditambah drainase tersumbat, sehingga air mengalir ke permukiman warga," kata Alimuddin.

Menurutnya, banjir kali ini termasuk yang paling parah dalam beberapa tahun terakhir. Setiap kali hujan turun, pemukiman warga hampir selalu terendam.

"Sekitar 2 jam diguyur hujan, tadi sempat surut tetapi 30 menit ke depan air kembali meluap akibat banjir kiriman dari dusun lain," ungkapnya.

Warga berharap pemerintah segera melakukan normalisasi sungai dan perbaikan drainase. Selama bertahun-tahun, kondisi drainase yang buruk dianggap menjadi penyebab utama genangan meluas ke permukiman.

Situasi ini juga menimbulkan kekhawatiran terkait kesehatan dan keselamatan warga, mengingat air banjir dapat membawa lumpur, sampah, serta potensi penyakit. Masyarakat mendesak pemerintah bertindak cepat agar banjir tidak terus menjadi masalah tahunan.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon