ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

TNI AL Kerahkan Sejumlah Kapal Perang Bantu Korban Banjir-Longsor Aceh

Rabu, 3 Desember 2025 | 12:20 WIB
SM
SM
Penulis: Salman Mardira | Editor: SMR
Foto udara menunjukkan pengendara melintasi jalan nasional Medan-Banda Aceh yang terendam banjir di Desa Peuribu, Arongan Lambalek, Aceh Barat, Aceh, Kamis, 27 November 2025.
Foto udara menunjukkan pengendara melintasi jalan nasional Medan-Banda Aceh yang terendam banjir di Desa Peuribu, Arongan Lambalek, Aceh Barat, Aceh, Kamis, 27 November 2025. (Antara/Syifa Yulinnas)

Banda Aceh, Beritasatu.com – TNI Angkatan Laut telah mengerahkan sejumlah kapal perang Republik Indonesia (KRI) untuk mendukung percepatan penyaluran bantuan kemanusiaan bagi korban banjir dan longsor di wilayah Aceh. Operasi ini berada di bawah komando Dansatfib Koarmada I yang bertanggung jawab mengoordinasikan seluruh unsur KRI dalam misi bantuan tersebut.

“Kedatangan sejumlah kapal perang ini diharapkan mampu mempercepat distribusi bantuan ke seluruh titik terdampak banjir,” kata Juru Bicara Pos Komando Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi Aceh, Murthalamuddin di Banda Aceh, Rabu (3/12/2025).

Menurutnya, dalam pelaksanaan tugas kemanusiaan ini, beberapa unsur KRI diberangkatkan dengan rute berbeda menuju wilayah terdampak banjir di Aceh. 

ADVERTISEMENT

Adapun pergerakan kapal adalah sebagai berikut:

KRI Teluk Gilimanuk (TGL) Kapal ini sedang berlayar dari Jakarta menuju Aceh dan dijadwalkan tiba di Pelabuhan Krueng Geukueh, Aceh Utara, pada 5 Desember 2025 pagi.

Kemudian KRI dr Soeharso (SHS) sebagai kapal rumah sakit TNI AL membawa bantuan dan fasilitas layanan kesehatan darurat. Kapal berlayar dari Jakarta menuju Langsa dan diperkirakan tiba pada 5 Desember 2025 sore.

KRI Sutedi Senoputra (SSA) mengangkut bantuan dari Belawan ke Langsa. Kapal ini telah tiba pada 30 November 2025, membawa logistik untuk wilayah Aceh bagian timur.

KRI dr Radjiman Wedyodiningrat (RJW) yang merupakan kapal bantu rumah sakit diberangkatkan untuk membawa bantuan menuju wilayah pesisir barat Sumatera, guna mendukung penanganan darurat di daerah yang sulit dijangkau melalui jalur darat.

KRI Torani (TRN) dipersiapkan untuk mendistribusikan bantuan ke wilayah Aceh bagian timur, terutama daerah yang membutuhkan suplai logistik segera.

KRI Sultan Thaha Syaifuddin (STS) mengambil rute Belawan–Lhokseumawe–Sabang, memastikan distribusi bantuan menjangkau Aceh utara hingga kawasan kepulauan.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

6 Bulan Pascabencana, 12 Sekolah di Aceh Tengah Masih Belajar di Tenda

6 Bulan Pascabencana, 12 Sekolah di Aceh Tengah Masih Belajar di Tenda

NUSANTARA
Purbaya: Dana Pemulihan Sumatera Rp 60 T Cair jika Dokumen Lengkap

Purbaya: Dana Pemulihan Sumatera Rp 60 T Cair jika Dokumen Lengkap

EKONOMI
Pembangunan Huntap Korban Bencana Sumatera Ditargetkan Tuntas 2027

Pembangunan Huntap Korban Bencana Sumatera Ditargetkan Tuntas 2027

NASIONAL
Bahas Pemulihan Banjir Sumatera, DPR-Pemerintah Gelar Rapat Tertutup

Bahas Pemulihan Banjir Sumatera, DPR-Pemerintah Gelar Rapat Tertutup

NASIONAL
Huntap Korban Banjir Aceh Siap Dibangun di 71 Lokasi

Huntap Korban Banjir Aceh Siap Dibangun di 71 Lokasi

NUSANTARA
Tito: Huntara Buat Penyintas Bener Meriah Kembali Tersenyum

Tito: Huntara Buat Penyintas Bener Meriah Kembali Tersenyum

NUSANTARA

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon