Getaran Gempa M 6,4 Simeulue Terasa Kuat di Dataran Aceh hingga Nias
Selasa, 3 Maret 2026 | 14:10 WIB
Banda Aceh, Beritasatu.com — Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,4 mengguncang wilayah tenggara Kota Sinabang, Kabupaten Kepulauan Simeulue, Selasa (3/3/2026) pukul 11.56 WIB, getarannya terasa kuat sampai ke dataran Aceh dan Pulau Nias, Sumatera Utara.
"Gempa dirasakan cukup kuat di sejumlah wilayah," kata Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Aceh Besar Andi Azhar Rusdin Andi saat dikonfirmasi Beritasatu.com di Banda Aceh.
BMKG memastikan gempa tersebut tidak berpotensi tsunami. Episentrum gempa berada pada koordinat 1,93 derajat lintang utara dan 96,48 derajat bujur timur atau sekitar 61 kilometer tenggara Sinabang, dengan kedalaman 13 kilometer.
Intensitas gempa tercatat IV MMI di Aceh Singkil, Simeulue, Aceh Barat Daya, dan Nagan Raya. Wilayah Nias dan Pinangsori merasakan guncangan pada skala III-IV MMI.
Aceh Selatan, Meulaboh, Blang Pidie, Nias Utara, Medan, Tarutung, Aek Godang, dan Subulussalam merasakan gempa pada skala III MMI.
"Di Gunungsitoli, Aceh Tengah, Aceh Jaya, dan Gayo Lues, guncangan tercatat pada skala II-III MMI. Sementara itu, Bener Meriah, Banda Aceh, dan Aceh Besar merasakan getaran pada skala II MMI," ujar Andi Azhar.
BMKG mencatat ada gempa susulan berkekuatan magnitudo 3,2 sekitar 18 menit setelah gempa utama, tepatnya pukul 12.14 WIB. Episenter gempa susulan berada pada koordinat 2,31 derajat lintang utara dan 96,62 derajat bujur timur atau sekitar 33 kilometer tenggara Sinabang, dengan kedalaman 19 kilometer.
"Gempa tidak berpotensi tsunami. Dan belum terdapat laporan kerusakan akibat gempa. Meski demikian, masyarakat diimbau tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan," terangnya.
Seorang warga Simeulue, Awan mengaku menerima telepon dari orang tuanya yang berada di Simeulue saat gempa terjadi.
“Keluarga saya sempat panik dan berhamburan keluar rumah, tetapi kondisi relatif aman, tidak ada kerusakan karena kebanyakan rumah semipermanen,” ujarnya.
BMKG mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak terpengaruh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan serta mengikuti arahan resmi dari otoritas setempat.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Cuaca Jakarta Hari Ini Minggu 21 Juni: Hujan Ringan pada Malam Hari




