ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Nelayan Tolitoli Selamat Seusai Terombang-ambing Berjam-jam di Laut

Sabtu, 11 April 2026 | 10:46 WIB
RN
BW
Penulis: Rahmad Nur | Editor: BW
Nelayan Tolitoli selamat setelah berjam-jam terombang-ambing akibat perahu mati mesin di perairan Pulau Lutungan, Sabtu 11 April 2026.
Nelayan Tolitoli selamat setelah berjam-jam terombang-ambing akibat perahu mati mesin di perairan Pulau Lutungan, Sabtu 11 April 2026. (Beritasatu.com/Istimewa)

Tolitoli, Beritasatu.com - Seorang nelayan yang dilaporkan hilang akibat perahu mengalami mati mesin di perairan Pulau Lutungan, Desa Nalu, Kecamatan Baolan, Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah, akhirnya ditemukan dalam keadaan selamat, Sabtu (11/4/2026) dini hari.

Korban bernama Jufri (38) diduga sempat terombang-ambing selama berjam-jam di laut setelah perahunya mengalami gangguan mesin saat melaut seorang diri.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, Muh Rizal, mengungkapkan laporan awal diterima dari keluarga korban pada Jumat (10/4/2026) sekitar pukul 20.52 Wita.

ADVERTISEMENT

“Korban berangkat melaut sejak pagi hari. Sore harinya sempat menghubungi keluarga dan menyampaikan perahunya mengalami mati mesin,” kata Rizal.

Upaya pencarian sempat dilakukan oleh pihak keluarga, tetapi tidak membuahkan hasil hingga akhirnya dilaporkan kepada tim SAR.

Setelah menerima laporan, tim SAR gabungan yang terdiri dari Rescue Unit Siaga SAR (USS) Tolitoli, aparat kepolisian, pemerintah desa, serta masyarakat setempat langsung bergerak menuju lokasi kejadian.

Korban akhirnya ditemukan pada pukul 23.50 Wita, sekitar 3,5 mil laut dari titik awal dilaporkan, dalam kondisi selamat. “Korban ditemukan dalam keadaan selamat dan langsung dievakuasi ke Pelabuhan Dede,” ujarnya.

Pada Sabtu dini hari sekitar pukul 01.05 Wita, tim SAR bersama korban tiba di pelabuhan dan selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga.

Dengan ditemukannya korban, operasi SAR resmi ditutup dan seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke satuannya masing-masing.

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kesiapan peralatan dan sarana komunikasi bagi nelayan sebelum melaut, guna mengantisipasi risiko gangguan teknis di tengah laut.
 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon