Satgas: Kasus Covid-19 Naik karena Pembatasan Mobilitas Tidak Maksimal
Sabtu, 24 Juli 2021 | 22:38 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Kenaikan kasus Covid-19 yang terjadi saat ini disebabkan oleh pembatasan mobilitas tidak maksimal di jalan. Oleh karena itu, terjadilah kerumunan.
Hal itu dikatakan Kepala Bidang Penanganan Kesehatan Satgas Penanganan Covid-19, Alexander K Ginting. Menurutnya, meski pemerintah telah menjalankan 3T (testing, tracing, dan treatment) seperti pasien positif diisolasi dan kontak erat dikarantina, tetapi pembatasan mobilitas tidak dilakukan.
"Dikarantina seharusnya 10 hari, tapi baru hari keempat sudah jalan-jalan ke warung atau ke kedai kopi walaupun statusnya karantina. Itu contohnya enggak berhasil," kata Alexander pada acara webinar bertajuk "Dukungan Rumah Sakit dalam Menyukseskan PPKM Level 4", Sabtu (24/7/2021).
Ia menambahkan, pembatasan mobilitas tidak berhasil sehingga walaupun sudah diturunkan Babinsa dan Babinkamtibmas tetap saja terjadi masalah. Hal inilah yang menyebabkan kenaikan kasus Covid-19 yang terjadi saat ini.
Dikatakan Alexander, pembatasan mobilitas tidak maksimal ini menyebabkan kerumunan meski instrumen kebijakan telah ditetapkan hingga level RT. Misalnya, ada aturan bahwa jika yang terinfeksi lebih dari 5 orang dalam satu RT diterapkan micro lockdown. Namun, aturan ini tidak berhasil karena masyarakat tidak disiplin dan melanggar semua aturan.
"Ini yang membuat terjadi penularan tingkat komunitas dan penularan di tingkat keluarga. Jadi semua ini kembali ke perilaku. Walaupun sudah dilakukan advokasi dan edukasi tetapi tetap saja ada masalah," paparnya.
Selanjutnya, Alexander menyebutkan, ketidakpatuhan ini menyebabkan penambahan kasus aktif harian kemarin, Jumat (23/7/2021) mencapai 49.017 dan menorehkan rekor angka kematian tertinggi yakni 1.566 orang.
Oleh karena itu, Alexander kembali mengingatkan semua pihak untuk berkolaborasi. Pasalnya, ada 3 strategi digunakan pemerintah dalam penanganan Covid-19. Dalam hal ini, masyarakat harus melaksanakan 3M (memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak). Sedangkan pemerintah melaksanakan 3T. Kemudian, masyarakat dan pemerintah bersama-sama melakukan vaksinasi.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




