ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Buru 17 Pelaku Penyerangan Posranmil Maybrat, Polda Papua Barat Rilis DPO

Jumat, 10 September 2021 | 20:26 WIB
BM
B
Penulis: Bayu Marhaenjati | Editor: B1
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Adam Erwindi. (Istimewa).
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Adam Erwindi. (Istimewa). (Istimewa)

Manokwari, Beritasatu.com - Polda Papua Barat, merilis daftar pencarian orang (DPO) 17 pelaku kasus penyerangan hingga mengakibatkan empat prajurit TNI tewas, di Pos Koramil Persiapan Kisor, Distrik Aifat Selatan, Kabupaten Maybrat, Papua Barat.

"Kami merilis DPO, 17 pelaku tindak pidana penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia," ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Papua Barat Komisaris Besar Polisi Adam Erwindi, Jumat (10/9/2021).

Adam menyebutkan, 17 buronan itu diduga terlibat dalam penyerangan Posranmil Persiapan Kisor, Maybrat, 2 September 2021 lalu.

"Diharapkan kepada para tersangka agar segera menyerahkan diri untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Kami TNI-Polri akan terus memburu pelaku hingga menyerahkan diri atau ditangkap," ungkapnya.

ADVERTISEMENT

Adam menyampaikan, tim gabungan TNI-Polri telah berhasil menangkap dua tersangka berinisial MY (20) dan MS (18). Polri mendapatkan identitas 17 orang yang masih buron itu berdasarkan keterangan keduanya.

Kelompok mereka dipimpin Silas Ki yang merupakan ketua KNPB sektor Kisor. Sementara, 18 orang lainnya merupakan anggota militan KNPB.

"Pelaku sebelumnya telah melaksanakan rapat dua kali, dan ini tergolong pembunuhan berencana Pasal 340 KUHP subsider Pasal 338 juncto Pasal 55 ayat 1 dan Pasal 56 ayat 1," katanya.

Sementara itu, Adam mengimbau kepada masyarakat yang sempat mengungsi agar kembali ke kampungnya. Kehadiran TNI-Polri bukan menggelar operasi militer, melainkan mencari pelaku dan menciptakan situasi aman serta kondusif.

"Kami mengimbau masyarakat Kampung Kisor agar tidak takut beraktivitas, dan bisa kembali ke rumah masing-masing. Saat ini kami masih melakukan penyisiran terhadap 17 pelaku agar mempertanggungjawabkan perbuatannya. Personel TNI-Polri hadir di lapangan, dengan tujuan memberikan rasa aman. Tidak ada operasi militer di Maybrat. Saya imbau masyarakat jangan terpecah oleh info hoaks. TNI-Polri menjamin keamanan," tandasnya.

Berikut nama 17 tersangka yang masuk dalam DPO:

1. Silas Ki (pimpinan kelompok)
2. Manfred Fatem
3. Musa Aifat
4. Setam Kaaf
5. Titus Sewa
6. Irian Ki
7. Alfin Fatem
8. Agus Kaaf
9. Melkias Ki
10. Melkias Same
11. Amos Ki
12. Musa Aifat
13. Moses Aifat
14. Martinus Aisnak
15. Yohanes Yaam
16. Agus Yaam
17. Robi Yaam



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

159 Tersangka Tambang Ilegal Diciduk di Papua Barat, 2 Kg Emas Disita

159 Tersangka Tambang Ilegal Diciduk di Papua Barat, 2 Kg Emas Disita

NUSANTARA
Polisi Tertibkan Tambang Emas Ilegal di Manokwari

Polisi Tertibkan Tambang Emas Ilegal di Manokwari

NUSANTARA

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon