Polda Papua Barat Pastikan Penebalan Personel di Maybrat Bukan Operasi Militer
Sabtu, 11 September 2021 | 22:50 WIB
Manokwari, Beritasatu.com - Kepolisian Daerah (Polda) Papua Barat memastikan penebalan personel TNI-Polri di wilayah Kabupaten Maybrat bukan operasi militer (Opsmil). Penambahan personel ini untuk tugas penyelidikan dan pengejaran pelaku penyerangan pos Koramil Kisor beberapa waktu lalu.
"Tim gabungan yang dikerahkan ke Maybrat untuk menyelidiki dan mengejar para pelaku kriminal penyerang pos persiapan Koramil Kisor," ujar Kabid Humas Polda Papua Barat Kombes Pol. Adam Erwindi, di Manokwari Sabtu.
Hal ini ditegaskan Kabid Humas guna menetralkan berbagai kabar bohong atau hoax di berbagai media sosial yang bertujuan menggiring opini publik dengan isu tak sesuai fakta.
"Sejumlah sumber berupaya ciptakan isu operasi militer di Maybrat, sementara tugas utama tim gabungan TNI-Polri sudah terbukti dengan mengungkap organisasi KNPB sebagai aktor utama peristiwa itu," ujarnya.
Hasil pengembangan, tim penyidik Polda Papua Barat sudah menetapkan dan menahan dua tersangka serta menerbitkan 17 orang dari kelompok KNPB dalam DPO (Daftar Pencarian Orang).
Adam Erwindi mengimbau masyarakat Papua Barat agar lebih bijak menggunakan media sosial dalam menerima maupun meneruskan sebuah informasi.
Di tempat terpisah Kepala Penerangan Kodam XVIII Kasuari Kolonel Hendra Pesireron menegaskan TNI-Polri menjamin keamanan masyarakat sipil.
"Masyarakat diimbau kembali ke perkampungan, karena tim gabungan hanya cari pelaku penyerang Pos koramil, bukan menakut-nakuti masyarakat ataupun salah sasaran," kata Kapendam Kasuari.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




