President University Luncurkan Prodi Agribisnis
Senin, 21 Maret 2022 | 13:44 WIB
Menurut dosen Prodi Agribisnis, PresUniv, Yunita Ismail Masjud, lokasi kampus yang berada di tengah-tengah kawasan industri membuat Prodi Agribisnis memiliki posisi yang unik, karena bisa dikembangkan ke arah ekowisata atau wisata agribisnis yang ramah lingkungan.
"Dengan lokasi kampus yang berada di kawasan industri seluas 5.600 hektar, akan ada banyak lahan yang bisa dimanfaatkan untuk mendukung proses pembelajaran bagi seluruh mahasiswa Prodi Agribisnis," kata Yunita.
Para pelaku usaha yang ikut serta dalam acara FGD menyambut gembira kehadiran Prodi Agribisnis ini. "Saya tidak menyangka ada perguruan tinggi yang masih mau membuka Prodi Agribisnis di tengah menurunnya minat anak-anak muda untuk terjun di sektor pertanian. Ini tentu angin segar bagi kami sebagai pelaku usaha," ungkap Head of Partnership & Social Impact di TaniHub Deeng Santoyo.
Baca Juga: Dosen dan Mahasiswa PresUniv Siap Laksanakan MBKM
Menurut Wakil Presiden Commercial, TaniHub Group, Daud Novel Leonardo, sektor pertanian di Indonesia memang membutuhkan perhatian khusus. Ia memaparkan data yang dimiliki oleh TaniHub.
"Saat ini 61% petani di Indonesia sudah berusia lebih dari 45 tahun dan sebagian besar mereka hanya menerima pendidikan dasar. Kemudian, 74% petani masih menggunakan sistem pertanian yang tradisional, dan 97% dari mereka bahkan tidak memiliki catatan keuangan." Ini tentu membuat para petani kesulitan dalam mengakses pembiayaan dari perbankan.
Daud Novel menyimpulkan, "Dengan kondisi yang seperti itu, para petani melakukan kegiatan pertanian bukan untuk kepentingan bisnis, tetapi lebih pada untuk bertahan hidup."
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




