President University Luncurkan Prodi Agribisnis
Senin, 21 Maret 2022 | 13:44 WIB
Sementara Deeng Sanyoto mengungkapkan, "Kami juga melihat ada anak-anak muda yang terjun ke dunia pertanian. Namun, cara mereka dalam melakukan budi daya dan mengelola bisnisnya masih sama dengan cara-cara yang dilakukan oleh orang tuanya. Jadi, bukan dengan cara-cara baru, termasuk dengan menerapkan teknologi."
Dengan potret yang semacam itu, tak heran jika sektor pertanian menjadi kurang menarik bagi anak-anak muda. Kondisi semacam ini tentu akan mendatangkan masalah bagi Indonesia.
Baca Juga: Airlangga di Konferensi PresUniv: Mahasiswa Berpeluang Besar dalam Bisnis Digital
"Jika tidak ada anak muda yang tertarik untuk terjun di sektor pertanian, mungkin pada tahun 2050 kita sudah tidak punya
petani lagi," ucap Daud Novel.
Maka, saran dia, semua pihak perlu ikut berperan untuk mempromosikan sektor pertanian agar semakin banyak anak muda yang terjun ke dalam bisnis ini.
Daud Novel mengaku, semula dia memang tidak tertarik dengan sektor pertanian, khususnya agribisnis. Katanya, sektor ini yang tidak keren, kerjanya harus berpanas-panasan dengan terjun ke sawah atau ke kebun, sehingga kurang cocok bagi anak-anak muda, terutama dari kalangan generasi Z.
Namun, setelah menyadari Indonesia akan menghadapi masalah serius jika tidak ada yang peduli terhadap hal ini, Daud Novel pun memutuskan untuk terjun ke sektor pertanian dengan bergabung ke TaniHub.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




