BNPT-MAKN Lakukan Transformasi Nilai Adat dan Budaya Cegah Terorisme
Sabtu, 27 Agustus 2022 | 23:29 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Komjen Boy Rafli Amar, optimistis penguatan nilai adat dan budaya merupakan salah satu bentuk transformasi semangat kebangsaan dalam mencegah radikalisme dan terorisme.
Boy Rafli Amar optimistis penguatan tersebut dapat mempersempit ruang gerak ideologi radikal terorisme.
"Kami meyakini nilai adat budaya Nusantara yang dilestarikan adalah bagian dari menepis dan mempersempit ideologi terorisme," kata Boy Rafli saat bertemu dengan Majelis Adat Kerajaan Nusantara (MAKN), Jumat (26/8/2022).
Boy Rafli menilai pelestarian adat dan budaya di tengah gempuran ideologi radikal penting mengingat ideologi tersebut dapat merusak nilai-nilai luhur yang menyatukan bangsa Indonesia yang majemuk.
"Ini (ideologi radikalisme terorisme) adalah nilai yang menghancurkan peradaban dan budaya, ideologi terorisme ingin membuat budaya baru yang sarat dengan kekerasan," lanjut dia.
Pria kelahiran Sumatera Barat ini akan menggandeng MKAN dalam melakukan penataan kembali nilai adat dan budaya di tengah masyarakat.
Ketum MAKN, KPH Eddy Wirabumi, menyatakan pihaknya akan mendukung penuh upaya pencegahan terorisme bersama BNPT.
"MAKN dan BNPT satu visi dan gagasan dalam mencegah itu (radikal terorisme), adat dan tradisi budaya ini bisa berkembang karena itu adalah salah satu alat menangkal intoleransi," tutup Eddy.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




