Dendam Pribadi Jadi Pemicu Polisi Tembak Polisi di Lampung
Senin, 5 September 2022 | 16:21 WIB
Lampung Tengah, Beritasatu.com - Peristiwa polisi tembak polisi anggota Polres Lampung Tengah yang terjadi pada Senin dini hari, (5/9/2022) diduga dipicu dendam pelaku terhadap korban.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, penembakan yang dilakukan Aipda RS dipicu karena korban yakni Aipda Ahmad Kurnain (41) selalu membuka aib atau keburukan pelaku yang diketahui merupakan anggota Polri yang bertugas sebagai Kepala Sentral Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polsek Way Pengubuan, Polres Lampung Tengah.
Terkait pristiwa polisi tembak polisi tersebut, Kabid humas Polda Lampung Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad menjelaskan, Aipda RS melakukan penembakan terhadap korban yang merupakan personel Bhabinkamtibmas Polsek Way Pengubuan karena dipicu ketersinggungan.
Pandra mengatakan berdasarkan keterangan pelaku, korban sering menggunjing dan menjelek-menjelekan dirinya dan keluarganya hingga menyulut emosi tersangka.
"Pelaku melihat sendiri di grup WA, bahwa korban mengatakan istri korban belum membayar arisan online," kata Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad di Mapolres Lampung Tengah, Senin (5/9/2022).
Menurut pandra, korban diketahui merupakan warga Kelurahan Bandar Jaya Barat, Kecamatan Terbanggi Besar, Kabupaten Lampung Tengah.
Sementara itu, Kapolres Lamteng AKBP Doffie Fahlevi Sanjaya menjelaskan, setelah membaca di group WA, pelaku selalu memikirkan korban. Saat malam peristiwa itu, pelaku sedang piket di kantor. Pelaku ditelepon oleh istrinya karena sakit panas sehinga pelaku memutuskan untuk pulang.
"Di saat perjalanan pulang, pelaku mengingat omongan korban, yang sering menjelek-jelekan dirinya," kata AKBP Doffie Fahlevi Sanjaya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini Jumat 15 Mei 2026




