Motor Berbahan Bakar Gas Buatan Bajaj Ditarget Terjual 40.000 Unit Per Bulan
Sabtu, 7 September 2024 | 22:20 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Bajaj Auto berupaya menjual motor berbahan bakar gas terbaru buatan mereka, Bajaj Freedom 125 sebanyak 40.000 unit per bulan. Sejak pertama kali diluncurkan pada Juli 2024 lalu, Bajaj Auto menyebutkan penjualan Bajaj Freedom 125 ditargetkan terjual sebanyak 20.000 unit per bulan.
Hanya saja menurut Rakesh Sharma, Executive Director of Bajaj Auto mengatakan bahwa segmen motor yang dibidik oleh Bajaj Freedom 125 adalah pasar motor dengan mesin 100 cc hingga 125 cc. Pasar itu diketahui menyumbang sebanyak 75% dari total penjualan motor India secara nasional. Ia berharap Bajaj Freedom 125 bisa mengambil potensi pasar sebesar 33%.
"Per Januari 2025, atau bisa lebih cepat lagi, kami bisa menjual motor keren ini 40.000 unit per bulan," ujar Rakesh Sharma.

Diketahui Bajaj Freedom 125 menjadi sepeda motor pertama di dunia yang menggunakan bahan bakar gas (CNG). Motor berjenis semi-trail ini dibanderol mulai dari 95.000 rupe hingga 110.000 rupe atau setara Rp 18,51 juta hingga Rp 21,43 jutaan.
Motor ini dilengkapi oleh mesin 125 cc berpendingin udara. Saat gunakan CNG tenaga puncak tersembur 9,5 PS pada 8.000 rpm. Adapun torsi tertinggi 9,7 Nm sejak 5.000 rpm.
BACA JUGA
Ivan Gunawan Beri Hadiah Tas Mewah Setara Harga 2 Yamaha Nmax untuk Ayu Ting Ting, Total Sudah 5 Tas
Pabrikan mengklaim, Bajaj Freedom memiliki jarak tempuh CNG 102 km per kg. Sedangkan ketika minum bensin 65 kpl, dengan tangki CNG 2 kg dan tangki bensin 2 liter, daya jelajah gabungan dari data pabrik adalah sekitar 330 km.
Namun, perlu dicatat bahwa bensin ini dimaksudkan untuk digunakan sebagai bahan bakar tambahan jika sepeda motor kehabisan CNG. Artinya, secara realistis, ia cuma memiliki jangkauan CNG sekitar 200 km.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




