KTM Dikuasai Bajaj, 500 Karyawan Langsung Terdampak PHK
Senin, 19 Januari 2026 | 13:28 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - KTM saat ini sedang mengalami perubahan besar setelah induk perusahaannya, Pierer Mobility AG, resmi berganti nama menjadi Bajaj Mobility AG. Langkah ini menandai berakhirnya era Stefan Pierer sebagai pemilik mayoritas dan dimulainya kendali penuh di bawah raksasa otomotif asal India, Bajaj Auto.
Sayangnya, transisi besar ini membawa kabar kurang sedap, yakni kebijakan efisiensi yang memicu pemutusan hubungan kerja (PHK) besar-besaran bagi staf dan jajaran manajemen menengah. Strategi perampingan ini terlihat sangat nyata dari penurunan jumlah tenaga kerja di KTM yang cukup drastis.
Berdasarkan data, pada akhir tahun 2024 perusahaan masih memiliki 5.310 karyawan, namun jumlahnya menyusut menjadi hanya 3.794 orang pada akhir 2025.
“Program yang disebut sebagai global rightsizing ini bertujuan untuk memangkas biaya operasional agar perusahaan tetap bisa bersaing di pasar global,” sebut Motorcycle News, Senin (19/1/2026).
Di bawah kepemimpinan Bajaj, strategi "buang lemak" juga dilakukan dengan berbagai cara. Selain memangkas jumlah karyawan, ada indikasi kuat bahwa proses produksi akan lebih banyak dipindahkan ke luar negeri (India), pemotongan anggaran di dunia balap, hingga penghentian model motor yang dianggap kurang menguntungkan.
Sebelumnya, langkah radikal juga telah diambil seperti menjual merek MV Agusta dan mengakhiri kerja sama dengan CFMoto di Eropa. Meski kondisi keuangan tahun 2025 cukup menantang dengan penurunan pendapatan hampir 46%, manajemen optimis karena ada pemulihan penjualan di akhir tahun dan stok barang yang menumpuk mulai berkurang. Restrukturisasi besar-besaran ini dianggap sebagai fondasi penting untuk memperbaiki kondisi ekonomi KTM agar kembali stabil di tahun 2026.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo
Mengejutkan! 200.000 Anak Indonesia Terjerat Judi Online
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Mengejutkan! 200.000 Anak Indonesia Terjerat Judi Online




