ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Ilmuwan Temukan Rahasia Sederhana untuk Memperpanjang Umur

Kamis, 28 November 2024 | 22:52 WIB
WT
WT
Penulis: Wahyu Sahala Tua | Editor: WS
Aktivitas fisik ternyata jadi cara sederhana untuk memperpanjang umur berdasarkan penelitian.
Aktivitas fisik ternyata jadi cara sederhana untuk memperpanjang umur berdasarkan penelitian. (Pexels)

Jakarta, Beritasatu.com -  Sebuah penelitian terbaru yang dipimpin oleh para peneliti dari Griffith University menemukan rahasia sederhana untuk memperpanjang umur. Dikutip Eureka Alert, Kamis (28/11/2024), ternyata cara sederhana untuk memperpanjang umur justru sangat mudah dilakukan.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan terungkap bahwa tingkat aktivitas fisik yang lebih tinggi dapat menambah usia hidup secara signifikan. Dalam penelitian itu disimpulkan bahwa jika setiap orang di populasi Amerika Serikat sama aktifnya dengan 25%  orang teratas, maka individu yang berusia di atas 40 tahun bisa bertambah lima tahun dalam hidupnya.

"Penelitian terbaru ini menggunakan teknologi akselerometri untuk memperoleh data yang lebih akurat mengenai tingkat aktivitas fisik masyarakat, menggantikan metode survei yang digunakan dalam studi sebelumnya.," deskripsi Eureka Alert.

Studi ini menemukan bahwa seperempat populasi yang paling aktif memiliki risiko kematian 73% lebih rendah dibandingkan dengan seperempat yang paling tidak aktif. Bagi kelompok yang paling tidak aktif, berjalan kaki selama satu jam dapat menambah sekitar enam jam harapan hidup.

ADVERTISEMENT

Profesor Lennert Veerman, peneliti Griffith University yang melakukan penelitian rahasia umur panjang mengatakan bahwa kelompok yang paling tidak aktif memiliki potensi terbesar untuk meningkatkan kesehatan mereka.

Ilustrasi hidup sehat. - (Freepik/Jcomp)
Ilustrasi hidup sehat. - (Freepik/Jcomp)

"Jika Anda sudah sangat aktif atau termasuk dalam kelompok top 25%, menambahkan satu jam jalan kaki mungkin tidak memberikan perbedaan besar karena Anda sudah memaksimalkan manfaatnya," ujarnya.

Namun, jika kelompok yang paling tidak aktif ini meningkatkan tingkat aktivitas mereka ke level yang sama dengan kelompok paling aktif, kondisi itu justru bisa  memperpanjang hidup mereka rata-rata 11 tahun lebih lama. "Ini bukanlah prospek yang tidak masuk akal, karena 25% dari populasi sudah melakukannya," tambahnya.

Penelitian ini juga menunjukkan bahwa tingkat aktivitas fisik yang rendah bisa memiliki efek negatif yang setara dengan kebiasaan merokok.  Apalagi berdasarkan penelitian sebelumnya menemukan bahwa setiap rokok yang dihisap dapat mengurangi hidup seorang perokok hingga 11 menit.

Oleh karena itu, gaya hidup yang lebih aktif bisa melindungi terhadap penyakit jantung, strok, beberapa jenis kanker, dan penyakit kronis lainnya.

Veerman juga menekankan bahwa aktivitas fisik sering kali diremehkan dalam meningkatkan hasil kesehatan, dan bahkan peningkatan kecil dalam aktivitas fisik dapat memberikan manfaat besar dalam memperpanjang hidup. Padahal menurut penelitian mereka aktivitas fisik justru jadi rahasia memperpanjang umur. 

"Jika ada sesuatu yang dapat Anda lakukan untuk mengurangi lebih dari setengah risiko kematian Anda, aktivitas fisik adalah hal yang sangat kuat," katanya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon