Hindari Terjebak di Jalan! Ini 5 Aplikasi Terbaik untuk Pantau Banjir secara Real Time
Kamis, 30 Januari 2025 | 14:21 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Musim hujan telah tiba, dan bagi beberapa daerah di Indonesia, banjir menjadi ancaman serius yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Berkat kemajuan teknologi, kini tersedia berbagai aplikasi pantau banjir.
Aplikasi tersebut dapat membantu masyarakat memperoleh informasi terkini mengenai kondisi wilayah terdampak banjir, peringatan dini, hingga jalur evakuasi.
Dengan adanya aplikasi pantau banjir, masyarakat dapat lebih waspada dan mengambil langkah pencegahan yang tepat untuk meminimalkan risiko akibat banjir.
Berikut ini lima aplikasi yang dapat diunduh di Play Store dan App Store untuk membantu memantau kondisi banjir.
1. Sistem Peringatan Dini Banjir
Dinas Sumber Daya Air Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyediakan aplikasi Sistem Peringatan Dini Banjir untuk membantu warga Jakarta dalam memperoleh informasi terkait kondisi banjir.
Aplikasi ini berfungsi sebagai peringatan dini agar masyarakat dapat melakukan mitigasi sebelum banjir terjadi. Selain itu, aplikasi Sistem Peringatan Dini Banjir juga memberikan informasi mengenai tinggi muka air di berbagai sungai di Jakarta, dilengkapi dengan grafik selama 24 jam terakhir.
Data cuaca wilayah Jabodetabek yang diperoleh dari BMKG juga tersedia untuk membantu masyarakat memprediksi kemungkinan banjir. Tidak hanya itu, aplikasi ini memberikan notifikasi status siaga air dan memungkinkan masyarakat untuk melaporkan kejadian banjir di lingkungan mereka.
Sayangnya, Sistem Peringatan Dini Banjir saat ini hanya tersedia untuk pengguna Android melalui Play Store dan belum tersedia di App Store.
2. InaRISK Personal
Aplikasi InaRISK Personal dikembangkan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dengan dukungan berbagai lembaga, seperti Kementerian ESDM, Kementerian PUPR, dan BMKG.
Aplikasi ini berisi informasi mengenai tingkat bahaya suatu wilayah serta rekomendasi aksi yang dapat dilakukan untuk mengantisipasi bencana secara mandiri.
Dengan menggunakan aplikasi pantau banjir ini, masyarakat dapat mengetahui risiko bencana seperti banjir, gempa bumi, tsunami, erupsi gunung berapi, hingga tanah longsor di wilayah mereka. Aplikasi InaRISK Personal memberikan panduan langkah-langkah mitigasi yang perlu dilakukan guna mengurangi risiko dari setiap bencana yang mungkin terjadi.
InaRISK Personal dapat diunduh secara gratis melalui Play Store untuk pengguna Android dan App Store bagi pengguna iPhone.
3. JAKI (Jakarta Kini)
JAKI (Jakarta Kini) adalah aplikasi resmi yang dikembangkan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Unit Pengelola Jakarta Smart City. Aplikasi ini pertama kali dirilis pada 2019 dan dirancang untuk menyediakan berbagai layanan masyarakat dalam satu platform terintegrasi.
Selain fitur layanan publik, seperti informasi kesehatan, transportasi, dan laporan warga, JAKI juga menyediakan fitur pemantauan bencana, termasuk banjir. Masyarakat dapat memperoleh informasi terkini mengenai wilayah yang terdampak banjir serta melaporkan kondisi di sekitar mereka secara real time.
Dengan aplikasi pantau banjir ini, warga Jakarta dapat lebih cepat memperoleh informasi yang akurat dan mengambil langkah pencegahan yang diperlukan. JAKI tersedia untuk diunduh di Play Store bagi pengguna Android dan App Store untuk pengguna iPhone.
4. InfoBMKG
InfoBMKG adalah aplikasi resmi yang dikembangkan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) untuk memberikan informasi terkait cuaca, iklim, kualitas udara, dan gempa bumi di Indonesia.
Selain menampilkan prakiraan cuaca harian, aplikasi ini juga menyajikan data tentang daerah yang berpotensi mengalami banjir, lengkap dengan prediksi periode waktu terjadinya.
Dengan fitur ini, masyarakat dapat melakukan langkah-langkah pencegahan sebelum banjir terjadi, seperti mengamankan barang berharga, mencari jalur evakuasi, atau menghindari daerah yang berisiko tinggi.
Aplikasi InfoBMKG dapat diunduh secara gratis melalui Play Store untuk pengguna Android dan App Store bagi pengguna iPhone.
5. Google Maps
Meski bukan aplikasi khusus untuk pemantauan banjir, Google Maps tetap dapat menjadi alat yang sangat berguna dalam mengetahui kondisi jalan saat banjir melanda.
Aplikasi ini menyediakan informasi jalur lalu lintas secara real-time, termasuk jalan yang terdampak banjir atau ditutup akibat bencana.
Google Maps juga memberikan rute alternatif untuk menghindari daerah yang tidak bisa dilewati, sehingga membantu masyarakat mencari jalur yang lebih aman saat bepergian di tengah kondisi cuaca buruk.
Sebagai aplikasi bawaan pada sebagian besar perangkat Android, Google Maps dapat langsung digunakan tanpa perlu mengunduh ulang. Bagi pengguna iPhone, aplikasi ini dapat diunduh melalui App Store.
Aplikasi pantau banjir dapat membantu masyarakat memperoleh informasi terkini mengenai kondisi cuaca, tinggi muka air, serta rute yang aman saat terjadi banjir. Dengan menggunakan aplikasi-aplikasi ini, masyarakat dapat lebih siap dalam menghadapi musim hujan dan mengurangi dampak negatif dari bencana banjir.
Jangan lupa untuk mengunduh dan mengaktifkan notifikasi dari aplikasi pantau banjir agar selalu mendapatkan informasi terbaru dan tetap aman pada musim hujan ini!
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




