ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Trump Wanti-wanti Elon Musk, Tesla Harus Produksi Mobil di AS

Minggu, 1 Juni 2025 | 11:50 WIB
AD
AD
Penulis: Alfi Dinilhaq | Editor: AD
Presiden Donald Trump berbicara sambil memegang kotak berisi kunci sebelum menyerahkannya kepada Elon Musk dalam konferensi pers di Ruang Oval Gedung Putih, Jumat, 30 Mei 2025, di Washington.
Presiden Donald Trump berbicara sambil memegang kotak berisi kunci sebelum menyerahkannya kepada Elon Musk dalam konferensi pers di Ruang Oval Gedung Putih, Jumat, 30 Mei 2025, di Washington. (AP/AP)

Washington, Beritasatu.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyerukan agar seluruh produsen otomotif, termasuk Tesla, memproduksi kendaraan beserta seluruh komponennya di dalam negeri.

Melansir Reuters, Minggu (1/6/2025), pernyataan ini disampaikan Trump saat menandai hari terakhir CEO Tesla Elon Musk, sebagai penasihat senior di Gedung Putih.

Trump menegaskan bahwa perusahaan, seperti Tesla harus menghentikan praktik produksi suku cadang di luar negeri dan memusatkan seluruh proses manufaktur di AS.

ADVERTISEMENT

"Elon akan membangun seluruh mobilnya di sini, hampir semuanya. Semua produsen lainnya juga harus memproduksi komponen mereka di sini," ucapnya.

Ia menyampaikan kekesalannya terhadap sistem produksi yang tersebar di berbagai negara, seperti Kanada, Meksiko, dan negara-negara Eropa.

"Dahulu saya tidak suka karena mereka memproduksi satu bagian di Kanada, satu lagi di Meksiko, lalu sisanya di Eropa dan dikirim ke berbagai tempat. Tidak ada yang benar-benar tahu apa yang sedang terjadi," tambahnya.

"Mulai tahun depan, semuanya harus dibuat di Amerika. Itulah tujuan kami," tegas Trump.

Tahun ini, pemerintahan Trump telah memberlakukan tarif sebesar 25% pada kendaraan dan suku cadang impor. Kebijakan tersebut dinilai oleh pelaku industri otomotif bisa mengganggu rantai pasokan global dan menyebabkan lonjakan harga kendaraan di pasar domestik.

Meskipun Tesla memproduksi kendaraan listriknya di AS, sejumlah komponen penting dalam kendaraan tersebut masih berasal dari luar negeri. Kebijakan baru ini dapat mendorong perusahaan, seperti Tesla untuk menyesuaikan strategi produksi mereka secara menyeluruh.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Percepat Pembangunan Pabrik Baterai, Tesla Tambah Investasi Rp 4,8 T

Percepat Pembangunan Pabrik Baterai, Tesla Tambah Investasi Rp 4,8 T

OTOTEKNO
Pegawai Tesla Ramai-ramai Tanda Tangani Model S dan Model X Terakhir

Pegawai Tesla Ramai-ramai Tanda Tangani Model S dan Model X Terakhir

OTOTEKNO
Model S dan X Disuntik Mati, Tesla Kini Fokus ke AI

Model S dan X Disuntik Mati, Tesla Kini Fokus ke AI

OTOTEKNO
BYD hingga Tesla Bantah Bermasalah dengan Regulator China

BYD hingga Tesla Bantah Bermasalah dengan Regulator China

OTOTEKNO
Tesla Model Y Jadi Mobil Pertama Lolos Uji Sistem Baru AS

Tesla Model Y Jadi Mobil Pertama Lolos Uji Sistem Baru AS

OTOTEKNO
Tesla Buatan China Laku Keras, Penjualannya Naik hingga 36 Persen

Tesla Buatan China Laku Keras, Penjualannya Naik hingga 36 Persen

OTOTEKNO

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon