Tinggalkan BBM, Mobil Jaguar 100% Bertenaga Listrik di 2025
Selasa, 16 Februari 2021 | 07:11 WIB
Coventry, Beritasatu.com - Merek mobil mewah asal Inggris Jaguar Land Rover (JLR) akan meninggalkan bahan bakar minyak (BBM) dan sepenuhnya bertenaga listrik pada tahun 2025. Produsen mobil tersebut juga akan meluncurkan model elektronik dari seluruh jajarannya pada 2030. Demikian dikatakan manajemen Jaguar Senin (15/2/2021) saat bergabung dengan upaya global mengembangkan kendaraan tanpa emisi.
JLR, yang dimiliki oleh Tata Motors India, mengatakan merek Land Rovernya akan meluncurkan enam model listrik selama 5 tahun ke depan. Model yang pertama akan dirilis pada 2024.
Saham Tata Motors naik sebanyak 3% setelah pengumuman tersebut.
Dikenal dengan model E-Type yang ikonik dan berperforma tinggi pada 1960-an dan 1970-an, Jaguar menghadapi tantangan yang sama seperti produsen mobil lainnya, melakukan transisi ke kendaraan listrik.
JLR mengatakan akan tetap membuka ketiga pabriknya di Inggris. "Saatnya membayangkan kembali tahapan berikutnya untuk kedua merek," kata Kepala Eksekutif Jaguar Land Rover, Thierry Bollore.
JLR mengatakan rencana pengembangan mobil listrik untuk Jaguar akan dipusatkan di pabrik Solihull. Namun perusahaan membatalkan rencana membangun XJ, mobil andalan merek tersebut, di fasilitas Castle Bromwich di Inggris Tengah.
Bollore, yang mengambil alih sebagai CEO pada bulan September, mengatakan pabrik Castle Bromwich akan fokus pada aktivitas non-produksi dalam jangka panjang, tanpa menjelaskan lebih detail.
JLR mengatakan akan menghabiskan sekitar 2,5 miliar pound (US$ 3,5 miliar) setiap tahun untuk teknologi elektrifikasi dan pengembangan layanan kendaraan terhubung.
Perusahaan mengatakan itu juga berinvestasi dalam mengembangkan sel bahan bakar hidrogen untuk mengantisipasi pergeseran masa depan ke hidrogen untuk kendaraan listrik.
Produsen mobil itu akan memiliki prototipe menggunakan sel bahan bakar hidrogen di jalan-jalan Inggris pada tahun depan, sebagai bagian rencana investasi jangka panjang.
Produsen mobil di seluruh dunia sedang berupaya menerapkan strategi memproduksi mobil tanpa emisi untuk memenuhi target CO2 yang ketat di Eropa dan Tiongkok.
Merek mobil mewah Bentley Motors, yang dimiliki Volkswagen Jerman, pernah mengatakan jajaran modelnya akan sepenuhnya bertenaga listrik pada 2030. Sementara General Motors Co pada bulan lalu mengatakan perusahaan akan memiliki lineup nol emisi pada 2035.
Sejumlah negara juga telah mengumumkan larangan penjualan kendaraan baru berbahan bakar fosil. Di Inggris Raya, larangan itu akan berlaku pada 2030.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




