Soal Insiden Peluit di Final SEA Games, Ini Pengakuan Indra Sjafri
Senin, 22 Mei 2023 | 11:12 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Pelatih Timnas U-22 Indonesia, Indra Sjafri, buka suara soal kemenangan tim asuhannya dalam final SEA Games melawan Thailand termasuk soal insiden peluit saat kubu Merah Putih menyangka pertandingan sudah usai.
Pengakuan pelatih yang pernah menangani Bali United ini terungkap dalam podcast bersama Deddy Corbuzier. Dalam acara tersebut Indra Sjafri didampingi Effendi Gazali.
Indra Sjafri juga menjelaskan soal insiden dia lari ke lapangan setelah wasit meniup peluit dan ternyata itu bukan tanpa pertandingan usai. Tak lama setelah pertandingan dilanjutkan Thailand berhasil menyamakan kedudukan membuat pertandingan harus dilanjutkan dengan babak tambahan.
"Jadi memang wasit sudah tiup peluit tapi rupanya tiupannya hanya sekali bukan dua kali tanda pertandingan usai," ujarnya.
Indra mengakui dia memang menyangka pertandingan sudah berakhir. Dia pun sudah berpelukan dengan ofisial lain karena menyangka laga sudah usai dan Indonesia menang 2-1.
"Saya tidak mendengar peluitnya. Tiba-tiba saya melihat yang lain melompat dan kami mengira pertandingan sudah selesai. Kami pun sudah berpelukan namun ternyata peluitnya tanda pelanggaran," kata Indra.
Indra juga mempermalahkan posisi terjadinya tendangan bebas yang dilakukan Thailand yang berujung terjadinya gol penyama kedudukan. "Seharusnya tendangan bebasnya bukan di situ tapi di posisi lain sehingga mereka bisa menyamakan skor menjadi 2-2. Untunglah kita berhasil menjadi juara kalau tidak soal posisi tendangan bebas bisa menjadi masalah," ujar Indra lagi.
Pelatih berusia 60 tahun itu juga mengaku dia merasa Thailand akan menyamakan kedudukan setelah insiden peluit ini. "Namun saya terus berpikiran positif dan akhirnya kami bisa menjadi juara," ungkapnya
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




