Menang Telak, Tim Piala Thomas dan Uber 2024 Tak Boleh Terlena
Minggu, 28 April 2024 | 17:18 WIB
Chengdu, Beritasatu.com - Tim Thomas dan Uber Indonesia menang telak 5-0 di laga perdana Piala Thomas dan Uber 2024, Sabtu (27/4/2024). Meski menang telak, tim Uber Cup dan Thomas Cup Indonesia tidak boleh terlena.
Bertanding di Hi Tech Zone Spots Centre Gymnasium, Chengdu, Tiongkok, Sabtu (27/4/2024), tim Uber Cup Indonesia unggul atas Hong Kong, sedangkan tim Thomas Cup mengalahkan Inggris.
Manajer tim sekaligus Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) Ricky Soebagdja menegaskan, tim tidak boleh terlena karena Senin (29/4/2024) besok, baik tim Thomas maupun tim Uber sudah ditunggu pertandingan kedua di fase grup.
Tim Thomas Indonesia akan hadapi Thailand dan tim Uber berhadapan dengan Uganda. "Hari ini karena tidak ada pertandingan, tim difokuskan pada latihan untuk mempertajam kekuatan dan memperbaiki apa yang masih kurang dari pertandingan pertama," kata Ricky.
Ricky menegaskan, dia dan tim pelatih juga akan melihat kesiapan para pemain untuk diturunkan besok.
Berbicara susunan pemain yang akan turun pada laga kedua grup Thomas Cup dan Uber Cup 2024, Ricky belum dapat memastikan, tetapi kemungkinan akan memberikan kesempatan kepada anggota tim yang belum dimainkan.
"Di tim Uber memang secara di atas kertas kita lebih unggul dari Uganda, tetapi tetap tidak boleh lengah, tidak boleh meremehkan karena di lapangan apa pun bisa terjadi. Untuk susunan tim bisa saja yang belum bermain akan dimainkan," ungkap Ricky Soebagdja.
Menurut Ricky, Indonesia tidak boleh meremehkan Thailand. Oleh karena itu, Indonesia harus benar-benar berhitung dari segala sisi dalam hal penentuan susunan pemain.
“Apalagi melihat penampilan Thailand tadi malam, walau kalah 1-4 dari India, mereka memberikan perlawanan yang ketat. Ini benar-benar harus diwaspadai," ingat Ricky.
Pada kesempatan yang sama, pelatih ganda putra Aryono juga mengingatkan anak didiknya untuk tidak lengah. Pasalnya, tim Thomas Cup Thailand memang tidak turun dengan ganda putra terbaiknya tetapi tetap memiliki potensi mengejutkan.
"Memang ganda putra terbaik Thailand Supak (Jomkoh)/(Kittinupong) Kedren tidak diikutsertakan tetapi yang datang sekarang ini dari segi permainan mereka cukup bagus terutama bola-bola no lob dan permainan depan netnya. Buktinya kemarin pasangan India dipaksa bermain tiga gim oleh ganda pertamanya ini. Fajar/Rian pernah dibuat repot di Asian Games 2023, bahkan mengalahkan Bagas/Fikri di SEA Games 2023," tuturnya.
Ganda kedua Thailad juga punya permainan rapat. “Jadi kita harus fokus, tidak boleh anggap enteng," pungkas Aryono.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




