2 Tahun Tragedi Kanjuruhan, Arema: Kami Tidak Akan Pernah Lupa
Selasa, 1 Oktober 2024 | 11:30 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Hari ini pada 1 Oktober 2024 bertepatan dua tahun lalu terjadinya tragedi Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur. Tragedi sepak bola paling memilukan di Indonesia dan dunia ini menewaskan 135 orang dan melukai lebih dari 500 orang lainnya.
Arema FC turut mengenang korban yang terjadi di Stadion Kanjuruhan. " Doa kami selalu menyertaimu. Kami tidak akan pernah melupakan para korban tragedi Kanjuruhan. Doa dan penghormatan kami selalu tertuju kepada mereka dan keluarga yang ditinggalkan. Mari terus menjaga semangat mereka hidup dalam setiap langkah kita," tulis Arema FC di akun X.
Tragedi Kanjuruhan menyebabkan Indonesia sempat terancam mendapat sanksi dari FIFA. Meski kemudian lolos dari sanksi, sepak bola Indonesia masih dalam pengawasan FIFA. Hal ini diungkapkan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir.
"Indonesia masih dalam masa transisi transformasi selama dua tahun, sejak tragedi Kanjuruhan (Oktober 2022), sehingga aturan larangan ini diterapkan untuk menghindari sanksi dari FIFA," kata Erick dalam konferensi pers Piala Presiden 2024 di SCTV Tower, Jakarta, Senin (15/7/2024).
Tragedi Kanjuruhan terjadi akibat desak-desakan massa seusai pertandingan Arema Fc vs Persebaya. Setelah Arema mengalami kekalahan dari Persebaya Surabaya, sekitar 3.000 suporter tuan rumah turun ke lapangan.
Menurut pihak kepolisian, para suporter melakukan tindakan anarkis dan menyerang pemain serta ofisial tim. Polisi berusaha melindungi pemain dan mengendalikan situasi, tetapi massa malah terlibat bentrokan dengan aparat keamanan.
Untuk meredam kerusuhan, polisi anti huru-hara melepaskan tembakan gas air mata, termasuk ke arah tribun selatan yang tidak terlibat dalam kerusuhan. Tindakan ini memicu penonton panik dan berusaha melarikan diri, yang akhirnya menyebabkan desak-desakan di pintu keluar.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




