ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Timo: Ekosistem Sepak Bola Putri Harus Dibangun sejak Dini

Senin, 17 Februari 2025 | 10:00 WIB
IC
IC
Penulis: Iman Rahman Cahyadi | Editor: CAH
Pertandingan Milklife Soccer Challenge di Semarang.
Pertandingan Milklife Soccer Challenge di Semarang. (Beritasatu.com)

Semarang, Beritasatu.com - Ekosistem sepak bola putri harus dibentuk sejak dini guna melahirkan talenta muda berbakat. Mantan pelatih Timnas Putri Timo Schmeunann mengatakan guna menumbuhkan kecintaan pada sepak bola putri maka metode pengenalan harus dilakukan secara riang gembira.

“Metode pelatihan untuk usia dini sepak bola putri tidak selalu terkait teknik permainan tetapi pembinaan mental untuk menumbuhkan rasa percaya diri anak. Semua materi tersebut harus diberikan pelatih secara riang gembira,” ujar Timo di sela-sela penyelenggaraan Milklife Soccer Challenge Semarang 2025 di Stadion Universitas Diponegoro Tembalang, Minggu (16/2/2025) dikutip dari Antara.

Timo yang kini menjadi pelatih Milklife Soccer mengatakan jika anak-anak senang maka akan berkembang sehingga akan giat berlatih.

ADVERTISEMENT

“Membangun ekosistem sepak bola putri harus berjenjang dan berkesinambungan di antaranya melakukan pemusatan latihan dan menggelar kompetisi secara rutin. Dengan kompetisi rutin maka akan lahir bibit-bibit sepak bola yang bisa mengharumkan nama Indonesia,” tambah Timo yang pernah menangani Timnas Indonesia putri pada 2008.

Turnamen sepak bola putri Milklife Soccer Challenge Semarang melibatkan 1.225 siswi yang berasal dari 66 madrasah ibtidaiyah (MI) dan sekolah dasar (SD) di wilayah Semarang. Ribuan peserta tersebut terdiri dalam 30 tim yang bersaing di kategori umur  (KU) 10 dan 82 tim di KU 12.

“Saya melihat banyak peningkatan kualitas yang ditunjukkan sekolah-sekolah yang sudah beberapa kali ikut serta di turnamen ini, khususnya dari segi koordinasi dan pola bermain secara tim dan tidak lagi bergerombol. Beberapa tim baru juga memiliki bakat-bakat yang menonjol dan berpotensi berkembang dengan cepat," ujar asisten pelatih Asep Sunarya.

Dia meyakini dalam satu atau dua tahun ke depan sepak bola putri Semarang akan memiliki tim All-Stars yang patut diperhitungkan kota-kota lainnya

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Tren Sepak Bola Putri Meningkat, Ajang MLSC Diikuti Ribuan Bibit Muda

Tren Sepak Bola Putri Meningkat, Ajang MLSC Diikuti Ribuan Bibit Muda

SPORT
Juara Baru di MLSC Jakarta-Solo, Masa Depan Sepak Bola Putri Cerah

Juara Baru di MLSC Jakarta-Solo, Masa Depan Sepak Bola Putri Cerah

SPORT
Turnamen Kelompok Umur Penting untuk Regenerasi Pemain Timnas Putri

Turnamen Kelompok Umur Penting untuk Regenerasi Pemain Timnas Putri

SPORT
Takluk 0-2 dari Thailand, Timnas Putri Gagal Raih Perunggu SEA Games

Takluk 0-2 dari Thailand, Timnas Putri Gagal Raih Perunggu SEA Games

SPORT
SEA Games 2025: Timnas Sepak Bola Putri Indonesia Incar Perunggu

SEA Games 2025: Timnas Sepak Bola Putri Indonesia Incar Perunggu

SPORT
Dibantai Vietnam 0-5, Tim Sepak Bola Putri Indonesia Bidik Perunggu

Dibantai Vietnam 0-5, Tim Sepak Bola Putri Indonesia Bidik Perunggu

SPORT

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon