Rekam Jejak Maarten Paes Bersama Klub Belanda sebelum Gabung Ajax
Rabu, 4 Februari 2026 | 17:00 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Maarten Paes merupakan salah satu pemain naturalisasi Indonesia yang memiliki pengalaman panjang di sepak bola Eropa, khususnya Belanda, sebelum melanjutkan karier ke Amerika Serikat.
Paes tumbuh dan dibentuk dalam sistem sepak bola Belanda, jauh sebelum akhirnya resmi dikontrak Ajax Amsterdam pada Januari 2026.
Dari fase pengembangan di akademi NEC Nijmegen hingga perjuangannya menembus tim utama FC Utrecht di Eredivisie, Paes menghadapi persaingan ketat dan berbagai tantangan.
Meski kuantitas menit bermainnya belum terlalu besar di awal karier, pengalaman tersebut membentuknya menjadi penjaga gawang yang lebih matang.
Berikut rekam jejak karier Maarten Paes di klub-klub Belanda sebelum akhirnya bergabung dengan Ajax:
NEC Nijmegen
Paes memulai karier juniornya di NEC Nijmegen, klub dari kota kelahirannya. Setelah menimba ilmu pada level akademi, ia sempat dipromosikan ke tim senior pada musim 2016/2017. Namun, selama periode tersebut Paes belum mencatatkan penampilan resmi bersama tim utama.
Karier profesionalnya sebagai penjaga gawang dimulai pada klub ini. Paes membela NEC Nijmegen selama kurang lebih 2 tahun, dari 2016 hingga 2018.
Sayangnya, kesempatan bermain yang didapat sangat terbatas karena ia lebih sering berada di bangku cadangan.
FC Utrecht
Pada 2018, Paes hijrah ke FC Utrecht dan bertahan hingga 2022. Di klub ini, kariernya sebagai penjaga gawang mulai menunjukkan perkembangan.
Paes menjalani debut Eredivisie saat FC Utrecht menghadapi PEC Zwolle dan langsung mencatatkan clean sheet dalam pertandingan tersebut.
Musim 2019/2020 menjadi salah satu fase penting, ketika Paes dipercaya sebagai kiper utama FC Utrecht dengan tampil dalam 18 pertandingan liga.
Frekuensi bermainnya di Eredivisie meningkat, meski ia sempat mengalami cedera bahu serius yang memaksanya absen di beberapa laga.
Selama empat musim bersama FC Utrecht, Paes mencatatkan sekitar 48 penampilan di berbagai kompetisi, termasuk Eredivisie dan turnamen piala.
Bersama Jong FC Utrecht U-21, ia tampil sebanyak 18 pertandingan. Meski jumlah tersebut belum tergolong besar, periode ini menjadi pijakan penting dalam perjalanan karier profesionalnya.
Di Utrecht, Paes dikenal sebagai talenta penjaga gawang yang menjanjikan dan sempat mendapat kepercayaan bermain dengan menit yang cukup konsisten.
Namun, ia belum mampu mempersembahkan trofi besar karena klub lebih sering bersaing di papan tengah Eredivisie. Tantangan utamanya adalah persaingan posisi serta tuntutan konsistensi, terutama saat klub mencoba beberapa opsi kiper lain ketika performa tim tidak stabil.
Kembali ke Belanda bersama Ajax
Pada Januari 2026, Ajax resmi mengontrak Paes dari FC Dallas dengan durasi kontrak hingga Juni 2029. Kepindahan ini terjadi pada bursa transfer musim dingin dan masih terbilang sangat baru.
Paes diperkirakan harus bersaing dengan penjaga gawang lain di Ajax untuk mendapatkan kesempatan tampil reguler di Eredivisie.
Demikian perjalanan karier Maarten Paes di klub-klub Belanda sebelum resmi bergabung dengan Ajax. Konsistensinya sebagai kiper utama di FC Dallas membawanya meraih pengakuan sebagai MLS All-Star, mencerminkan perkembangan mental dan kualitas teknis yang signifikan.
Pada awal kariernya di Eredivisie, Paes memang belum sepenuhnya konsisten sebagai pilihan utama dan sempat kehilangan posisi di Utrecht. Namun, pengalaman yang ditempa di Belanda menjadi fondasi penting untuk kembali bersaing pada level tertinggi sepak bola Eropa bersama Ajax.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
62 Persen Jemaah Haji Indonesia Telah Kembali ke Tanah Air




