Floyd Mayweather Akhiri Masa Pensiun, Butuh Uang atau Tantangan?
Sabtu, 21 Februari 2026 | 10:41 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Dunia tinju internasional kembali dikejutkan dengan pengumuman dari sang legenda tak terkalahkan, Floyd Mayweather. Setelah sembilan tahun menyatakan pensiun dari dunia tinju kompetitif, petinju yang dijuluki "Money" ini memastikan diri akan kembali mengenakan sarung tinju profesionalnya pada musim panas mendatang.
Langkah ini menandai berakhirnya masa hiatus Mayweather dari pertandingan resmi sejak terakhir kali ia menumbangkan bintang MMA, Conor McGregor, pada tahun 2017 silam. Pengumuman ini bertepatan dengan momen ulang tahunnya yang ke-49, sebuah usia yang dianggap cukup senja bagi seorang atlet untuk bertarung di level tertinggi.
Selama masa pensiunnya yang panjang, Mayweather sebenarnya tidak benar-benar meninggalkan ring. Ia tetap rutin tampil dalam serangkaian laga eksibisi yang sangat menguntungkan secara finansial. Lawan-lawannya pun beragam, mulai dari pesohor internet seperti Logan Paul hingga cucu bos mafia ternama, John Gotti III.
Namun, dalam pernyataan resminya melalui kesepakatan promosi dengan CSI Sports, Mayweather menegaskan bahwa kembalinya kali ini bukan sekadar pamer kekuatan. Ia merasa masih memiliki ketajaman dan fisik yang mumpuni untuk menambah catatan rekor kemenangannya yang saat ini masih bersih tanpa noda (50-0).
Sebelum benar-benar terjun ke laga profesional, Mayweather dijadwalkan akan menjalani laga eksibisi melawan legenda kelas berat, Mike Tyson, yang kini berusia 59 tahun. Meskipun lokasi dan mitra siarannya belum dikonfirmasi, laga ini diprediksi akan menjadi pembuka jalan bagi pertarungan profesionalnya yang lebih serius setelah itu.
"Saya masih punya apa yang dibutuhkan untuk mencetak lebih banyak rekor," ujar Mayweather penuh percaya diri.
Ia yakin bahwa setiap ajang yang membawa namanya akan selalu menjadi magnet uang terbesar, baik dari penjualan tiket penonton langsung maupun hak siar global yang mencapai angka fantastis.
Meski terlihat percaya diri, kembalinya Mayweather ini memicu spekulasi mengenai kondisi finansialnya. Belum lama ini, ia mengajukan gugatan terhadap Showtime Networks dengan tuntutan lebih dari US$ 300 juta dolar. Di sisi lain, ia juga dikabarkan tengah menghadapi masalah hukum terkait tunggakan sewa apartemen mewah di Manhattan dan sengketa dengan beberapa toko perhiasan.
Menariknya, kembalinya Mayweather ini mengikuti jejak rival lamanya, Manny Pacquiao, yang lebih dahulu kembali dari pensiun di usia 47 tahun. Dengan kedua legenda ini kembali aktif, publik tinju kini mulai berspekulasi apakah masa kejayaan tinju era 2010-an akan terulang kembali atau justru menjadi babak penutup yang emosional bagi kedua ikon olahraga tersebut.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
62 Persen Jemaah Haji Indonesia Telah Kembali ke Tanah Air




