ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Bos Como Mirwan Suwarso Tak Akan Halangi Fabregas ke Chelsea

Sabtu, 25 April 2026 | 21:27 WIB
SL
SL
Penulis: Surya Lesmana | Editor: LES
Presiden Como Mirwan Suwarso.
Presiden Como Mirwan Suwarso. (Como Indonesia/Como Indonesia)

London, Beritasatu.com –  Chelsea mulai bergerak mencari pelatih tetap baru setelah memecat Liam Rosenior, yang hanya bertahan 106 hari di Stamford Bridge. Nama Cesc Fabregas kini muncul sebagai kandidat kuat pengganti.

Sementara proses pencarian berlangsung, Chelsea menunjuk Calum McFarlane sebagai pelatih kepala interim hingga akhir musim. The Blues berharap bisa menutup musim dengan hasil positif dan menjaga peluang lolos ke kompetisi Eropa.

Fabregas menjadi salah satu kandidat utama berkat performa impresifnya bersama Como. Pelatih berusia 38 tahun itu sukses membawa klub Italia tersebut bersaing di papan atas Serie A dan mendekati zona Liga Champions.

ADVERTISEMENT

Presiden Como, Mirwan Suwarso, mengaku tidak akan menghalangi jika Fabregas memilih kembali ke Chelsea.

“Jika itu membuatnya bahagia, itu urusannya. Anda ingin karyawan tetap bersama selama mungkin, tetapi pada akhirnya dia bebas pergi ke Chelsea jika dia mau,” ujar Suwarso kepada City AM, Jumat (24/42026).

Como sendiri tampil mengejutkan musim ini. Mereka berada di posisi kelima klasemen dan berpeluang lolos ke Liga Europa, hanya terpaut lima poin dari Juventus di posisi keempat.

Suwarso menambahkan, pihak klub tetap membuka peluang bagi Fabregas untuk mempertahankan sahamnya di Como, selama ia tidak bergabung dengan klub rival di Italia.

“Bisnis adalah bisnis, ide adalah ide. Kita harus melihat segala sesuatu dengan cara yang masuk akal,” katanya.

Fabregas bukan sosok asing bagi Chelsea. Ia pernah membela klub tersebut selama lima musim sejak 2014 dan menjadi bagian penting dalam kesuksesan meraih dua gelar Liga Inggris, Piala FA, serta Liga Europa.

Sebelum itu, Fabregas juga dikenal sebagai pemain Arsenal dan Barcelona, serta sempat memperkuat Monaco sebelum menutup karier sebagai pemain di Como pada musim 2022/2023.

Kursi pelatih Chelsea kosong setelah Rosenior dipecat menyusul performa buruk tim. Kekalahan 0-3 dari Brighton & Hove Albion menjadi puncak dari lima kekalahan beruntun tanpa mencetak gol.

Rosenior sebelumnya menyebut penampilan tim “tidak dapat diterima”, namun ia tetap dipecat sehari setelah laga tersebut.

Masa jabatannya juga diwarnai polemik internal, termasuk skorsing gelandang Enzo Fernandez. Dalam wawancara saat membela tim nasional, Fernandez bahkan sempat mengisyaratkan ketertarikan untuk pindah ke Real Madrid.

Chelsea kini berpacu dengan waktu untuk menemukan pelatih baru, mengingat mereka akan menghadapi Leeds United di semifinal Piala FA pada akhir pekan ini.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon