Brasil Hajar Haiti 3-0, Carlo Ancelotti Puji Peran Penting Cunha
Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:19 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Pelatih Brasil Carlo Ancelotti memuji penampilan Matheus Cunha setelah membawa Tim Samba meraih kemenangan meyakinkan 3-0 atas Haiti pada laga Grup C Piala Dunia 2026, Sabtu (20/6/2026).
Menurut Ancelotti, kemenangan tersebut lahir dari permainan kolektif yang solid dan kemampuan tim mengendalikan jalannya pertandingan.
Brasil tampil dominan sejak menit awal dan berhasil mengamankan tiga poin penting untuk menjaga peluang lolos ke babak berikutnya. Matheus Cunha menjadi bintang kemenangan setelah mencetak dua gol dan terus merepotkan lini pertahanan Haiti sepanjang pertandingan.
"Kami bermain dengan komplet, terutama di babak pertama. Di babak kedua kami mengendalikan permainan. Secara keseluruhan kami memainkan pertandingan yang bagus," kata Ancelotti seusai pertandingan dilansir dari ESPN, Sabtu (20/6/2026).
Pelatih asal Italia itu mengakui, Cunha memberikan dimensi berbeda dalam serangan Brasil. Menurutnya, penyerang Manchester United tersebut sangat efektif dalam membuka ruang dan menciptakan masalah bagi barisan pertahanan lawan.
"Untuk pertandingan ini, posisi Mateus Cunha adalah posisi yang tepat untuk menciptakan masalah bagi pertahanan mereka. Dia bergerak dengan baik, dia selalu siap menerima umpan terobosan. Dia bisa menjadi solusi. Namun, di pertandingan berikutnya saya mungkin akan mengubahnya," ujarnya.
Keputusan memainkan Cunha sejak menit awal terbukti tepat. Pemain bernomor punggung 9 itu membuka keunggulan Brasil setelah memanfaatkan bola muntah hasil tembakan Vinicius Junior yang gagal diamankan kiper Haiti, Johny Placide.
Tidak lama berselang, Cunha kembali mencatatkan namanya di papan skor. Berawal dari umpan terobosan Vinicius Junior, Cunha melepaskan tendangan keras yang gagal dihentikan Placide dan membawa Brasil unggul 2-0.
Vinicius kemudian ikut menyumbang gol sebelum turun minum. Gol tersebut membuat Brasil menutup babak pertama dengan keunggulan nyaman 3-0 atas Haiti.
Meski gagal menambah gol pada babak kedua, Brasil tetap mampu mengontrol jalannya pertandingan. Bahkan, Endrick sempat mencetak gol yang kemudian dianulir wasit karena posisi offside.
"Sistem permainan kami sedikit berubah, kami membentur tiang gawang, dan satu gol kami dianulir. Kami seharusnya bisa bermain lebih baik di babak kedua, kami sedikit kehilangan intensitas. Namun, kami juga perlu memikirkan pertandingan yang akan datang," tambahnya.
Seusai pertandingan, Matheus Cunha mengaku bangga bisa mengenakan nomor punggung 9 yang memiliki sejarah panjang di Timnas Brasil. Ia menilai kesempatan tersebut sebagai sebuah kehormatan besar dalam kariernya.
"Bisa mengenakan jersei nomor 9 di Piala Dunia, saya mencoba melihat sisi positifnya. Banyak pemain hebat telah mengenakan jersei itu dan bermain untuk Brasil, dan sekarang saya memiliki kesempatan melakukan hal yang sama," ujarnya.
Menurut dia, tekanan sebagai pemilik nomor punggung 9 merupakan bagian dari tanggung jawab yang harus diterima setiap pemain Brasil.
"Beban jersei adalah bagian dari nomor punggung yang Anda kenakan. Saya melihatnya lebih sebagai sebuah hak istimewa daripada beban yang harus dipikul," katanya.
Kemenangan atas Haiti menjadi modal penting bagi Brasil yang sedang memburu gelar juara dunia pertama sejak 2002. Selanjutnya, Selecao akan menghadapi Skotlandia pada laga terakhir grup C.
Sementara itu, Brasil masih belum diperkuat Neymar yang kembali absen akibat cedera betis yang belum sepenuhnya pulih.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
AS Sebut Tak Ada Bukti Iran Kembali Tutup Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Prabowo Minta Masa Tunggu Haji Lebih Singkat dari Saat Ini




