ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

FA Pastikan Edinson Cavani Tidak Lakukan Pelecehan Ras

Jumat, 8 Januari 2021 | 12:48 WIB
AM
B
Penulis: Alexander Madji | Editor: B1
Edinson Cavani.
Edinson Cavani. (AFP)

London, Beritasatu.com - Asosiasi Sepakbola Inggris atau FA menilai, penyerang Manchester United (MU) asal Uruguay, Edinson Cavani tidak memiliki niat melakukan pelecehan ras saat menggunakan kata "negrito" untuk seorang sahabatnya dalam akun instagram.

Meski demikian, mantan penyerang Paris Saint-Germain (PSG) itu tetap mendapat hukuman larangan bermain pada tiga pertandingan dan denda 100.000 pound.

Cavani mendapat sanksi dari FA itu pada akhir bulan lalu karena menulis, "gracias negrito" untuk rekan senegaranya, Pablo Fernandez, setelah Cavani mencetak gol telat saat MU menang 3-2 atas Southampton pada 29 November.

Cavani sudah menjalani sanksi dengan tidak tampil pada dua laga terakhir MU. Mantan penyerang Napoli tersebut akan menuntaskan sanksi ketika MU menantang Watford pada laga putaran ketiga Piala FA di Old Trafford, Sabtu (9/1/2021) besok.

ADVERTISEMENT

Cavani sendiri menerima sanksi dan denda FA, tetapi tidak sepakat dengan vonis bahwa ia melakukan pelecehan ras dengan menggunakan kata "negrito". Menurut MU dan pemain 33 tahun tersebut, kata "negrito" digunakan untuk seorang teman dekat atau orang-orang yang dikasihi. Dan, itu sangat lazim di Amerika Latin.

Sebagaimana dikutip dari ESPN, keputusan FA yang menyebutkan bahwa Cavani tidak melakukan pelecehan ras diambil setelah mendengar pendapat ahli studi Amerika Latin, David Wood. Menurut sang ahli, kata "negrito" sangat umum dalam bahasa dan budaya di Amerika Latin. Kata itu memang ditujukan seorang laki-laki kulit berwarna, tetapi tidak dipakai untuk melukai siapa pun, melainkan sebagai sapaan yang menunjukkan kedekatan hubungan para pemakainya.

FA juga memeriksa pernyataan yang dibuat Pablo Fernandez, orang yang disapa "negrito" oleh Cavani. FA juga memeriksa pesan antara Fernandez dan Edinson Cavani. Hasilnya, kata "negrito" biasa digunakan di antara mereka.

Berdasarkan itu, FA menyimpulkan bahwa tidak ada niat dari Edinson Cavani untuk melakukan pelecehan ras terhadap Pablo Fernandez. Cavani melakukan itu untuk menunjukkan afeksi dan apresiasi atas pesan yang dikirim rekan senegaranya itu kepada Cavani setelah ia mencetak gol untuk MU.



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Bernuansa Retro Modern, Man United Luncurkan Jersei Anyar dari Adidas

Bernuansa Retro Modern, Man United Luncurkan Jersei Anyar dari Adidas

SPORT
Rotasi Sukses, Man City Menang Meyakinkan atas Palace di Etihad

Rotasi Sukses, Man City Menang Meyakinkan atas Palace di Etihad

SPORT
Prediksi Man City vs Crystal Palace, Pep Waspadai Kejutan Tim Tamu

Prediksi Man City vs Crystal Palace, Pep Waspadai Kejutan Tim Tamu

SPORT
Daftar Peraih Golden Gloves Terbanyak dalam Sejarah Liga Inggris

Daftar Peraih Golden Gloves Terbanyak dalam Sejarah Liga Inggris

SPORT
Jadwal Bola Malam Ini 13-14 Mei 2026: Ada Manchester City hingga Inter

Jadwal Bola Malam Ini 13-14 Mei 2026: Ada Manchester City hingga Inter

SPORT
Bak Undian Lempar Koin, Guardiola Mengaku Tak Pernah Percaya VAR

Bak Undian Lempar Koin, Guardiola Mengaku Tak Pernah Percaya VAR

SPORT

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon