Suporternya Tewas, PSS Sleman Siap Beri Bantuan Hukum untuk Keluarga Korban
Selasa, 30 Agustus 2022 | 10:31 WIB
Sleman, Beritasatu.com - PSS Sleman kembali kehilangan keluarga besarnya. Aditiya Eka Putranda yang harus menghembuskan nafas terakhirnya setelah mengalami pengeroyokan oleh salah satu suporter. Aksi pengeroyokan ini dialami Aditiya setelah pulang dari menonton laga PSS Sleman menghadapi Persebaya di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Sabtu (27/8/2022) malam.
"Kami dari PSS Sleman sangat menyayangkan terjadinya insiden yang membawa korban terhadap salah satu suporter kami. Sebagai bentuk keprihatinan karena kami tidak dapat melakukan tuntutan langsung, kami akan mengawal kasus ini hingga tuntas dan kami akan memberikan bantuan hukum kepada pihak korban sampai kasus ini selesai," ujar direktur utama PT Putra Sleman Sembada (PT PSS), Andywardhana dilansir laman resmi PSS, Senin (29/8/2022).
Baca Juga: Lagi, Suporter PSS Sleman Harus Meregang Nyawa
"Kami ingin mengawal secara hukum kepada pihak keluarga korban. Sehingga keadilan dapat ditegakkan dan saya sangat berharap kejadian ini tidak terulang lagi di bumi Sembada maupun di tempat lainnya," sambungnya.
Menurut Andy, sapaan akrabnya, kejadian pengeroyokan tersebut merupakan murni tindakan pidana karena terjadi di luar kegiatan sepak bola itu sendiri.
"Saya melihat juga bahwa kejadian ini adalah suatu tindakan pidana murni di luar dari kegiatan sepak bola. Terlebih, karena ini menimpa salah satu suporter kami yang sudah kami anggap sebagai keluarga sendiri. Kami akan mengawal kasus ini sampai tuntas," tuturnya.
Baca Juga: Bupati Sleman Desak Polisi Usut Tuntas Kasus Tewasnya Suporter PSS Sleman
Dari beberapa informasi yang dihimpun oleh pihak kepolisian, pengeroyokan ini terjadi akibat rivalitas dari para suporter. Oleh karena itu, Andy berharap kasus ini dapat diusut tuntas dan semua orang tetap bisa merasa aman ketika menonton PSS Sleman berlaga.
"Apalagi, ini disebabkan karena rivalitas dari para suporter. Mungkin kalau ada teman teman lain yang ingin memberikan dukungan yang sama seperti kami, kami sangat terbuka untuk berkolaborasi dan bekerja sama sehingga kita sama-sama selesaikan kasus ini dan semua orang tetap bisa merasa aman ketika menonton kebanggaannya bertanding di stadion," pungkasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




