I League Klarifikasi Viral Ruang VAR Kosong pada Laga Persiba vs PSS
Senin, 27 April 2026 | 17:41 WIB
Jakarta, Beritasatu.com — Operator kompetisi Pegadaian Championship 2025/2026, I.League, buka suara terkait viralnya potongan siaran yang memperlihatkan ruang video assistant referee (VAR) tampak kosong saat laga Persiba Balikpapan melawan PSS Sleman.
Pertandingan yang digelar di Stadion Batakan pada Minggu (26/4/2026) itu berakhir imbang 1-1. Namun, sorotan publik justru tertuju pada cuplikan siaran yang menampilkan ruang VAR tanpa petugas, sehingga memicu berbagai spekulasi.
I.League menegaskan bahwa tidak ada kesalahan prosedur dalam penggunaan VAR pada pertandingan tersebut. Seluruh proses pengambilan keputusan disebut berjalan normal sesuai protokol.
Insiden bermula pada menit ke-50 ketika wasit Naufal Aditya melakukan pengecekan VAR usai pelanggaran keras pemain Persiba, Rical Vieri, terhadap pemain PSS, Frederic Injai.
Awalnya, wasit hanya memberikan kartu kuning. Namun setelah mendapat komunikasi dari asisten wasit terkait potensi pelanggaran serius, dilakukan peninjauan ulang melalui VAR.
Komunikasi antara wasit dan tim VAR disebut berjalan normal melalui perangkat headset. Kejanggalan muncul saat wasit melakukan on-field review di pinggir lapangan, ketika siaran langsung justru menampilkan ruang VAR yang tampak kosong.
Setelah meninjau ulang kejadian, wasit memutuskan mengubah keputusan. Kartu kuning untuk Rical Vieri dibatalkan dan diganti dengan kartu merah, sehingga Persiba harus bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-50.
Direktur Utama I.League, Ferry Paulus, memastikan seluruh perangkat dan personel VAR tetap berada di posisi selama pertandingan berlangsung.
Ia menjelaskan, potongan tayangan yang beredar terjadi akibat gangguan teknis pada sistem siaran, sehingga visual yang muncul tidak mencerminkan kondisi sebenarnya di ruang VAR.
“I.League memastikan bahwa seluruh proses VAR berjalan sesuai standar dan protokol yang berlaku. Tidak ada kendala dalam operasional pengambilan keputusan di lapangan,” ujar Ferry, Senin (27/4/2026).
Ferry menambahkan, setiap proses peninjauan oleh wasit tetap dilakukan melalui koordinasi penuh dengan tim VAR di ruang kontrol. Sistem komunikasi dan alur kerja disebut berjalan normal sesuai regulasi kompetisi.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Revitalisasi Alun-alun Kota Serang Ditargetkan Rampung Desember 2026




