Protes Hak Gambar, Kylian Mbappe Tolak Ikut Sesi Foto Timnas Prancis
Selasa, 20 September 2022 | 06:09 WIB
Paris, Beritasatu.com - Penyerang Paris Saint-Germain (PSG), Kylian Mbappe, menolak ikut sesi pemotretan Timnas Prancis karena tak setuju dengan Federasi Sepak Bola Prancis (FFF) soal hak gambar.
Sikap Kylian Mbappe ini tentu mengganggu suasana di Timnas Prancis. Padahal Piala Dunia 2022 hanya dua bulan lagi.
Sebelumnya kondisi Timnas Prancis sudah diguncang oleh kabar bahwa Paul Pogba menemui dukun untuk membuat Kylian Mbappe cedera, meski kemudian dibantah keras gelandang Juventus itu. Selain itu Presiden FFF, Noel Le Graet, juga sedang diselidiki karena mengirim pesan teks bernada seksual kepada karyawan wanita. Kini soal hak citra Kylian Mbappe menjadi masalah serius.
Dalam sebuah pernyataan, Kylian Mbappe telah mengonfirmasi bahwa dia tidak akan menghadiri sesi pemotretan Timnas Prancis yang dilakukan FFF pada Selasa (20/9/2022) setelah Le Graet sendiri mengonfirmasi di L'Equipe bahwa tidak ada yang akan berubah sehubungan dengan hak gambar sampai Piala Dunia.
"Kami menyesalkan bahwa kesepakatan belum tercapai seperti yang direncanakan sebelum Piala Dunia, itulah sebabnya pemain memutuskan untuk tidak menghadiri pemotretan yang dijadwalkan Selasa," kata pernyataan itu.
Perselisihan antara Kylian Mbappe dan FFF dimulai Maret lalu, ketika striker tidak turun dari kamarnya di Chateaux de Clairefontaine untuk pertemuan seluruh tim dengan salah satu sponsor federasi.
Pengacara Kylain Mbappe berpendapat bahwa beberapa iklan bermerek Federasi berbenturan dengan kepentingan salah satu sponsor penyerang Paris Saint-Germain itu. Masalah yang sama juga dialami pemain di Timnas Prancis.
Le Graet berjanji pada akhir musim untuk menegosiasikan kembali kondisi di mana para pemain harus menyerahkan hak citra mereka ketika mereka dipanggil ke tim nasional, tetapi belum ada kemajuan yang diharapkan.
"Diberikan jaminan bahwa kesepakatan yang dibuat pada 2010, harus diubah untuk mengikuti perkembangan olahraga dan metode komunikasi," lanjut pernyataan Kylian Mbappe.
"Pertemuan akan diintensifkan untuk mencapai kesepakatan versi baru sebelum Piala Dunia," jelas Delphine Verheyden, pengacara Mbappe.
Dia juga telah menjelaskan dalam sebuah pernyataan bahwa komitmen dan dedikasi pemain untuk Prancis tidak diragukan dan tidak ada yang akan berubah dalam hal ini meskipun ada konflik kepentingan komersial.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




