ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Menpora: Pemerintah Tidak Akan Intervensi PSSI, Iwan Bule Tetap Ketum

Minggu, 16 Oktober 2022 | 00:14 WIB
FH
JS
Penulis: Fredericus Hardiyanto | Editor: JAS
Menpora Zainudin Amali saat melakukan inspeksi kesiapan Gelora Bung Tomo (GBT) sebagai salah satu venue Piala Dunia U-20, Sabtu, 15 Okober 2022.
Menpora Zainudin Amali saat melakukan inspeksi kesiapan Gelora Bung Tomo (GBT) sebagai salah satu venue Piala Dunia U-20, Sabtu, 15 Okober 2022. (Beritasatu Photo/Fredericus Hardiyanto)

Pemerintah pun tidak ingin Indonesia kembali terkena sanksi FIFA akibat mengintervensi PSSI.

"Kita sudah punya pengalaman begitu pemerintah intervensi ke PSSI langsung kita kena sanksi FIFA, kita kena band. Saya tidak ingin itu terulang yang menjadi area pemerintah kita kerjakan yang di luar itu biarlah ada federasi nasional dan federasi internasional yang mengurus itu ya," tambah Amali.

Menpora menambahkan bahwa, Iwan Bule tetap akan menjadi ketua umum PSSI, dan ini diperkuat dengan Keppres yang menunjuk ketua umum PSSI sebagai penanggung jawab prestasi timnas sepak bola Indonesia.

"Pemerintah sekali lagi kalau di dalam Keppres tadi saya sampaikan penanggung jawab prestasi itu ketua umum PSSI," tambahnya.

ADVERTISEMENT

Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) meminta Ketua Umum PSSI dan seluruh jajaran Komite Eksekutif untuk mundur sebagai pertanggungjawaban moral atas terjadinya tragedi Kanjuruhan, 1 Oktober lalu.

"Secara normatif, pemerintah tidak bisa mengintervensi PSSI, namun dalam negara yang memiliki dasar moral dan etik serta budaya adiluhung, sudah sepatutnya Ketua Umum PSSI dan seluruh jajaran Komite Eksekutif mengundurkan diri sebagai bentuk pertanggungjawaban moral atas jatuhnya korban sebanyak 712 orang, di mana saat laporan ini disusun sudah mencapai 132 orang meninggal dunia, 96 orang luka berat, 484 orang luka sedang/ringan yang sebagian bisa saja mengalami dampak jangka panjang," tulis TGIPF dalam salah satu rekomendasi dan kesimpulan atas peristiwa Stadion Kanjuruhan yang terjadi 1 Oktober lalu.

TGIPF diketuai Menko Polhukam Mahfud MD menyampaikan kesimpulan dan rekomendasi tersebut kepada Presiden Joko Widodo, Jumat (14/10/2022). 

TGIPF juga mendesak pemangku kepentingan PSSI melakukan percepatan kongres atau menggelar kongres luar biasa (KLB) untuk menghasilkan kepemimpinan dan kepengurusan PSSI yang berintegritas, profesional, bertanggungjawab, dan bebas dari konflik kepentingan.



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Menpora Dukung FPTI Dampingi Atlet Korban Lapor Polisi

Menpora Dukung FPTI Dampingi Atlet Korban Lapor Polisi

SPORT
Menteri Hanif Sebut Masih Banyak TPS Liar di Surabaya

Menteri Hanif Sebut Masih Banyak TPS Liar di Surabaya

JAWA TIMUR
Menpora Siapkan Opsi Ambil Alih Federasi yang Alami Dualisme

Menpora Siapkan Opsi Ambil Alih Federasi yang Alami Dualisme

SPORT
Menpora Apresiasi Tim Putri Bulu Tangkis Raih Perak SEA Games 2025

Menpora Apresiasi Tim Putri Bulu Tangkis Raih Perak SEA Games 2025

SPORT
Menpora Erick: Indonesia Harus Jadi Pemain di Industri Olahraga Dunia

Menpora Erick: Indonesia Harus Jadi Pemain di Industri Olahraga Dunia

SPORT
Cetak Atlet Kelas Dunia, Pemerintah Siapkan Pusat Pelatihan 300 Ha

Cetak Atlet Kelas Dunia, Pemerintah Siapkan Pusat Pelatihan 300 Ha

SPORT

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon