ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Cetak Atlet Kelas Dunia, Pemerintah Siapkan Pusat Pelatihan 300 Ha

Rabu, 26 November 2025 | 10:26 WIB
CS
JS
Penulis: Celvin Moniaga Sipahutar | Editor: JAS
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir (Istimewa/Istimewa)

Jakarta, Beritasatu.com - Pemerintah menyiapkan langkah strategis dengan membangun pusat pelatihan olahraga nasional berskala besar seluas 300 hektare untuk mencetak atlet kelas dunia.

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir mengatakan, fasilitas tersebut merupakan bagian dari komitmen Presiden Prabowo Subianto untuk mendongkrak prestasi atlet Tanah Air melalui infrastruktur.

"Luar biasa bapak presiden menginginkan atlet ini punya jenjang pendidikan dan pusat pelatihan yang prima," kata Erick selepas rapat terbatas bersama Presiden Prabowo di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (25/11/2025).

ADVERTISEMENT

Menurut Erick, faslitas tersebut dirancang untuk menjadi pusat pembinaan atlet paling lengkap di Indonesia. Kawasan tersebut akan dilengkapi akademi olahraga, asrama atlet, sarana latihan berstandar internasional, hingga fasilitas kesehatan terbaik. 

Pusat pelatihan ini ditujukan untuk memastikan atlet muda dapat menempuh pendidikan formal sambil menjalani pelatihan intensif dalam satu kawasan terpadu. Saat ini, proses pembangunan telah memasuki tahap administrasi.

"Jadi para atlet muda yang usia 12 tahun jangan putus sekolah, tetapi dia diimbangkan dengan edukasi, sembari berlatih sampai dengan jenjang-jenjang karier berikutnya ataupun tingkat prestasi berikutnya," tutur Erick.

Proyek ini disebut menjadi fondasi pembinaan jangka panjang, terutama untuk mempersiapkan cabang olahraga (cabor) prioritas untuk SEA Games, Asian Games, hingga Olimpiade yang menjadi target utama.

Erick juga menjelaskan bahwa pemerintah saat ini mulai memfokuskan pembinaan pada 21 cabor sebagai persiapan menuju Olimpiade. Ia menekankan, pengiriman atlet ke berbagai ajang internasional tidak boleh lagi dilakukan secara coba-coba, tetapi harus didasarkan pada target jelas dari setiap cabang. 

Pendekatan berbasis target tersebut pun kini mulai diterapkan dalam persiapan menuju SEA Games, Asian Games, hingga Olimpiade.

"Kita akan fokus pada 21 cabang olahraga untuk menuju Olimpiade, SEA Games dan Asian Games sebagai bagian sasaran antara. Saya juga sudah sampaikan ke semua cabor. Bahwa kita benar-benar harus efisien, tepat sasaran," pungkas Erick.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon