Kasus Polisi Tembak Polisi di Solok Selatan, Keluarga Sebut AKP Ryanto Sempat Ingin Mundur dari Kepolisian dan Menikah
Sabtu, 23 November 2024 | 12:50 WIB
Makassar, Beritasatu.com - Kasat Reskrim Polres Solok Selatan AKP Ryanto Ulil Anshar yang menjadi korban dalam kasus polisi tembak polisi di Solok Selatan, rupanya sempat mengutarakan niatnya untuk mundur dari kepolisian kepada ibunya, Cristina Yun Abubakar.
Hal ini terungkap di rumah duka, kompleks BTN Antang Jaya, Kelurahan Bitowa, Kecamatan Manggala, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, pada Sabtu (23/11/2024).
Pernyataan tersebut disampaikan oleh paman almarhum, Danial Fery Mangin, yang mengungkapkan bahwa Ryanto, yang sempat pulang ke Makassar bulan lalu, mengungkapkan keinginannya untuk mengakhiri masa dinas di kepolisian.
"Almarhum orangnya sangat baik, penyayang, dan taat beribadah. Tugasnya sangat loyal, meskipun risikonya besar. Dia meminta doa kepada ibunya, karena merasa tugasnya berat," kata Danial.
AKP Ryanto yang menjadi korban dalam kasus polisi tembak polisi di Solok Selatan, sempat bertanya kepada ibunya, apakah dia boleh keluar dari kepolisian. Namun, sang ibu memberikan semangat untuk tetap sabar dan kuat, serta tidak menyerah.
"Ibu mengatakan, 'Jangan, sabar nak'," ujar Danial.
Selain itu, Ryanto juga menyampaikan rencana untuk mengakhiri masa lajangnya dalam waktu dekat. Pada kesempatan terakhir pulang ke Makassar, ia menyebutkan rencana menikah dengan seorang calon yang berasal dari Jakarta.
Saat ini, jenazah AKP Ryanto, korban polisi tembak polisi di Solok Selatan disemayamkan di rumah duka, dan rencananya akan dimakamkan pada Minggu (24/11/2024) di pemakaman yang tidak jauh dari kediaman almarhum.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




