ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Kasus Polisi Tembak Polisi, Kompol Ryanto Ulil Dimakamkan di Makassar

Minggu, 24 November 2024 | 16:19 WIB
I
BW
Penulis: Irfandi | Editor: BW
Pemakaman jenazah Kepala Satreskrim Polres Solok Selatan Kompol Anumerta Ryanto Ulil Anshar di Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu 24 November 2024, diiringi isak tangis keluarga dan kerabat.
Pemakaman jenazah Kepala Satreskrim Polres Solok Selatan Kompol Anumerta Ryanto Ulil Anshar di Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu 24 November 2024, diiringi isak tangis keluarga dan kerabat. (Beritasatu.com/Irfani)

Makassar, Beritasatu.com - Pemakaman jenazah Kepala Satreskrim Polres Solok Selatan Kompol (Anumerta) Ryanto Ulil Anshar di Taman Makam Siri'Na Pesse, Jalan Daeng Ramang, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (24/11/2024), diiringi isak tangis keluarga dan kerabat. Kompol Ulil merupakan korban dalam kasus polisi tembak polisi.

Proses pemakaman dilakukan dengan upacara kematian dinas kepolisian yang gugur dalam tugas. Keluarga, kerabat, dan rekan berdatangan untuk melihat langsung momen peti jenazah almarhum diturunkan ke liang lahat.

Polisi dari Polda Sulawesi Selatan bertugas melakukan penghormatan akhir dengan menembakkan tembakan salvo ke udara. Upacara pemakamam Kompol Ryanto Ulil dipimpin langsung oleh Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Pol Yudhiawan Wibisono yang membacakan amanat kapolri.

Baca Juga: Kompolnas Sambangi Mapolda Sumbar untuk Kawal Kasus Polisi Tembak Polisi
Pihak keluarga yang diwakili paman almarhum, Brigjen TNI Elphis Rudy menyayangkan kasus polisi tembak polisi yang menimpa almarhum, mengingat peristiwa itu terjadi di dalam Mapolres Solok Selatan, tempat korban bertugas.

ADVERTISEMENT

"Kami tidak bisa mengungkapkan rasa sedih, juga marah, dan kecewa karena kehilangan harapan kami. Saya juga yakin Polri kehilangan aset yang berharga, negara ini kehilangan aset yang berharga," ujarnya.

Ia mengatakan seluruh pihak keluarga merasa sedih, marah, dan kecewa atas kehilangan Ryanto Ulil. Kemarahan pihak keluarga karena yang menghilangkan nyawa korban bukan orang lain, melainkan rekan di tempat tugasnya sendiri, sesama anggota Polri.

Pihak keluarga menyebut AKP Dadang Iskandar adalah pengkhianat di dalam institusi kepolisian, hingga berani menghabisi nyawa Kepala Satreskrim Polres Solok Selatan, Kompol (Anumerta) Ryanto Ulil Anshar.

"Dia gugur justru di tempat seharusnya dia merasa aman, dalam arti bahwa di Polres seharusnya sangat aman sehingga dia tidak waspada. Kami mohon jangan kalah dengan pengkhianat Polri, pengkhianat bangsa, pengkhianat rakyat, jangan kalah dengan produk gagal," tuturnya.

Meski demikian, Brigjen Elphis merasa bangga dengan sikap Kompol Ryanto Ulil yang tetap berpegang teguh pada prinsip dan integritas dalam menjalankan tugasnya sebagai anggota Polri. Dia berharap pelaku dalam kasus polisi tembak polisi mendapat hukuman setimpal.

"Kami juga bangga, karena ananda Ryan masih tetap memegang teguh prinsipnya, integritas. Saya paling mengenal almarhum, saya lihat dia tumbuh berkembang bersama. Saya ingat cita-citanya, saya ingat perjuangannya, bagaimana dia bisa mengabdi. Kami bangga dengan integritasnya," tandasnya.

Pemakaman Kepala Satreskrim Polres Solok Selatan Kompol Anumerta Ryanto Ulil Anshar dilakukan di Makassar. Ia korban dalam kasus polisi tembak polisi.
 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Pelaku Polisi Tembak Polisi di Solok Selatan Dihukum Seumur Hidup

Pelaku Polisi Tembak Polisi di Solok Selatan Dihukum Seumur Hidup

NUSANTARA

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon