ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Soal Koalisi, PDIP Emoh Ulangi Pengalaman Jokowi di Pilpres 2014

Minggu, 9 Juli 2023 | 06:14 WIB
MA
FS
Hasto Kristiyanto.
Hasto Kristiyanto. (Antara)

Jakarta, Beritasatu.com - PDIP menganggap serius dalam melakukan pendekatan dengan setiap partai yang akan berkoalisi menjelang Pilpres 2024 mendatang. Namun, partai yang dipimpin Megawati Soekarnoputri ini tidak ingin berlarut dalam melakukan pendekatan untuk membangun koalisi demi memenangkan capres Ganjar Pranowo.

Konsolidasi dengan calon partai koalisi yang berjalan lambat membuat PDIP membuka kenangan buruk pada Pilpres 2014. Saat itu, PDIP menemui sejumlah ganjalan hingga akhirnya dapat mengusung Joko Widodo (Jokowi) dan menduduki kursi RI 1.

"Ketika memimpin pada tahun 2014 itu kan ada yang mengganjal. Sehingga konsolidasinya berjalan lambat perlu waktu 1,5 tahun," kata Sekjen PDIP Hasto Kristyanto, saat ditemui di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (8/7/2023).

ADVERTISEMENT

Menurutnya, apabila konsolidasi antarpartai pendukung Jokowi terjalin erat sejak awal pencalonan, kinerja pemerintahan Jokowi yang memenangkan Pilpres 2014 bisa berlangsung lebih baik. Hasto menyebut jika Jokowi tidak mengalami hambatan berarti dan kepercayaan rakyat secara penuh, bukan tidak mungkin berbagai program dapat terlaksana secara optimal.

Terkait keinginan sejumlah partai untuk berkoalisi dengan PDIP pada Pilpres 2024 mendatang, Hasto memberi sinyal paling lambat akan secara resmi diumumkan pada Agustus nanti. PDIP menegaskan keinginan untuk terus berkomunikasi hingga tenggat waktu yang diberikan kepada partai lain demi memuluskan jalinan koalisi mendatang.

Seiring komunikasi antarpartai yang terus berlangsung intens, PDIP juga tengah menguatkan kapasitas kader secara internal. Salah satunya dengan merancang strategi pemenangan Ganjar Pranowo dari berbagai aspek, misalnya penyiapan juru kampanye maupun membentuk tim sukses.

"Kemarin kami sudah bertemu intens. Bahkan Pak Ganjar Pranowo juga sudah bertemu dengan tim komunikasi yang selama ini mendampingi Pak Jokowi. Saya ikut mendampingi saat itu," ujar Hasto menambahkan.

Hasto tidak menampik apabila sejumlah partai yang hadir dalam acara puncak Bulan Bung Karno masuk dalam daftar prioritas mitra politik menghadapi Pilpres 2024. PDIP diketahui mengundang sejumlah partai politik dalam acara puncak Bulan Bung Karno di Stadion Utama Gelora Bung Karno beberapa waktu lalu. Beberapa di antaranya, PPP, Partai Golkar, PAN, dan PKB. Selain itu, hadir juga Perindo dan Hanura. 



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

RUU Pemilu: PDIP Usul Ambang Batas Parlemen Ideal 38 Kursi

RUU Pemilu: PDIP Usul Ambang Batas Parlemen Ideal 38 Kursi

NASIONAL
Kritik Pernyataan Amien Rais, PDIP: Tak Elok!

Kritik Pernyataan Amien Rais, PDIP: Tak Elok!

NASIONAL
Usulan Ambang Batas Parlemen, Hasto: Tiap Partai Punya Kepentingan

Usulan Ambang Batas Parlemen, Hasto: Tiap Partai Punya Kepentingan

NASIONAL
Peringati May Day, Hasto Ajak Buruh Bersatu Hadapi Tantangan Ekonomi

Peringati May Day, Hasto Ajak Buruh Bersatu Hadapi Tantangan Ekonomi

NASIONAL
Hasto Kristiyanto dan Rano Karno Kompak Hadiri Perayaan Hari Buruh

Hasto Kristiyanto dan Rano Karno Kompak Hadiri Perayaan Hari Buruh

NASIONAL
PDIP Soroti Usulan Yusril Soal Ambang Batas Parlemen

PDIP Soroti Usulan Yusril Soal Ambang Batas Parlemen

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon