PDIP Ungkap Alasan Jokowi Absen di Acara Deklarasi Mahfud Jadi Cawapres Ganjar
Rabu, 18 Oktober 2023 | 16:47 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - PDIP memberikan penjelasan mengenai ketidakhadiran Presiden Joko Widodo (Jokowi) di acara deklarasi atau pengumuman Menko Polhukam Mahfud MD menjadi bakal cawapres Ganjar Pranowo di kantor DPP PDIP, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (18/10/2023). Padahal, PDIP sedianya mengundang Jokowi hadir acara tersebut.
Ketua DPP PDIP Puan Maharani mengatakan Presiden Jokowi tengah melakukan kunjungan kerja ke Beijing, Tiongkok sehingga tidak bisa menghadiri acara deklarasi Mahfud MD sebagai cawapres Ganjar di Pilpres 2024.
"Jadi kami memahami ketidakhadiran atau ketidakbisaan hadirnya Bapak Jokowi pada pengumuman capres-cawapres pada kesempatan ini karena ada tugas yang lebih penting yang harus dikerjakan oleh Bapak presiden," ujar Puan di kantor DPP PDIP, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (18/10/2023.
Pada kesempatan yang sama, Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto mengatakan Presiden Jokowi sudah diundang untuk menghadiri pengumuman Mahfud MD sebagai cawapres Ganjar Pranowo. Undangan tersebut, kata dia, telah dikirim ke Sekretaris Kabinet (Seskab), Pramono Anung.
"Kalau terkait Bapak Presiden Jokowi, kami sudah sampaikan kepada Mas Pramono Anung yang mendampingi Bapak presiden," ungkap Hasto
Namun, kata Hasto, Presiden Jokowi tak bisa hadir karena sedang menjalankan tugas kenegaraan.
"Bahwa hari ini memang diumumkan dan beliau sedang menjalankan tugas kenegaraan," kata Hasto.
Lebih lanjut, Hasto menyatakan, PDIP telah mengundang seluruh kader dalam pengumuman Mahfud MD sebagai cawapres Ganjar Pranowo. PDIP, kata Hasto, juga telah melakukan rapat berulang kali secara daring untuk menentukan waktu pengumuman tersebut.
"Kami mengundang seluruh kader anggota simpatisan partai dan juga seluruh rakyat indonesia. Dengan menggunakan teknologi itulah maka Pak Ganjar, Prof Mahfud MD bisa hadir di depan rakyat," pungkas dia.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




