Prabowo-Gibran Unggul 50 Persen di Survei The Economist, Relawan: Menang Satu Putaran
Jumat, 26 Januari 2024 | 10:07 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Koordinator Nasional Penerus Negeri Prabowo-Gibran, Muhammad Pradana Indraputra memberikan respons terhadap survei yang dirilis media asal Inggris, The Economist yang menyebut elektabilitas pasangan capres-cawapres nomor urut 2, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka mencapai angka 50%. Menurut Pradana, survei tersebut menjadi bahan bakar untuk menjemput kemenangan Prabowo-Gibran satu putaran.
"Survei itu sebenarnya bagi kami tidak mengagetkan. Saya rasa survei ini menjadi bahan bakar untuk menjemput kemenangan," ujar Pradana kepada wartawan di Jakarta, Jumat (26/1/2024).
Yang menarik, kata Pradana, The Economist mengungkapkan kenaikan elektabilitas Prabowo-Gibran tidak terlepas dari komitmen keduanya untuk melanjutkan berbagai program Presiden Joko Widodo (Jokowi). Pradana menilai hal tersebut sangat penting, apalagi di dunia usaha dalam negeri maupun luar negeri.
"Pasti dapat dibayangkan kalau tiba-tiba setelah 10 tahun, apa yang sudah dibangun begitu sistematisnya infrastruktur yang ada. Lalu begitu juga mengubah konsep perizinan usaha menjadi lebih sederhana karena di era Pak Jokowi ini kan banyak sekali hal-hal yang secara fundamental sudah baik dan akan disempurnakan oleh Pak Prabowo dan Mas Gibran," tuturnya.
Pradana mencontohkan dalam konteks kredit usaha masyarakat kecil, Prabowo-Gibran akan menyejahterakan kelompok petani, nelayan, peternak dengan berbagai programnya. Lalu dalam konteks investasi, kata dia, Prabowo-Gibran juga akan memberikan kemudahan berusaha dengan mendukung Undang-Undang Cipta Kerja, serta keberlanjutan pembangunan infrastruktur.
“Nah kita bicara tax holiday dan tax allowance yang diberikan ke pelaku usaha, baik dari dalam negeri maupun luar negeri. Itu semua kan hal-hal yang selama 9 tahun ini menjadi satu gula-gula, menjadi ketertarikan dunia usaha terutama di luar negeri," jelas Pradana.
Lebih lanjut Pradana mengatakan, pihaknya tidak ingin cepat puas dan menjadikan survei tersebut sebagai pemacu semangat untuk bekerja lebih keras lagi memenangkan pasangan Prabowo-Gibran. Jika dilihat dari tren yang ada saat ini, kata dia, elektabilitas Prabowo-Gibran memang menunjukan tren yang positif.
"Sudah tipis 47-48% elektabilitasnya. Jadi saya rasa survei hari ini menjadi pemicu kita untuk bekerja lebih keras agar bisa menang sekali putaran dan mudah-mudahan nanti Pak Prabowo dan Mas Gibran bisa membuktikan survei tersebut tidak sembaranganlah," pungkas Pradana.
Sebelumnya, The Economist mengungkap, pasangan capres-cawapres nomor urut 2 mendapat dukungan sekitar 50% berdasarkan survei yang dilakukan per 16 Januari 2024. The Economist merangkum survei itu dalam artikel berjudul ‘Who will be the next president of Indonesia’ yang dirilis pada Rabu (24/1/2024). Survei tersebut mencoba memantau siapakah calon presiden yang bertarung dan bagaimana dukungan terhadap ketiganya.
"Prabowo 50%, Ganjar 23%, dan Anies 21%, meski terdapat penurunan suara antara periode September hingga Oktober 2023 tetapi elektabilitas Prabowo terus mengalami kenaikan pada 31 Oktober 2023 hingga Januari 2024,” tulis The Economist.
The Economist juga menggambarkan sosok Prabowo yang jika terpilih sebagai Presiden Indonesia akan meneruskan program Presiden Joko Widodo (Jokowi).
"Prabowo tidak hanya menganut paham Jokowinomics yaitu pembangunan berbasis infrastruktur, tetapi juga menggandeng putra Jokowi yang berusia 36 tahun, Gibran Rakabuming Raka sebagai pasangannya," tulis The Economist.
Sementara itu, dalam kurun waktu beberapa bulan menjelang hari pencoblosan, beberapa lembaga survei di Indonesia juga telah merilis hasil temuannya terkait elektabilitas tiga pasangan calon presiden. Di antara lembaga survei tersebut yang teranyar adalah Indikator Politik, Prabowo-Gibran juga berada di posisi atas dengan elektabilitas 48,5%. Adapun pada survei LSI yang menemukan Prabowo-Gibran unggul dengan elektabilitas 47%.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




