ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

PKB Buka Opsi Usung Kakak Cak Imin Jadi Cagub Lawan Khofifah pada Pilgub Jatim 2024

Kamis, 25 Juli 2024 | 19:57 WIB
YP
DM
Penulis: Yustinus Patris Paat | Editor: DM
Wakil Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jazilul Fawaid.
Wakil Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jazilul Fawaid. (Beritasatu.com/Dayat)

Jakarta, Beritasatu.com - Wakil Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jazilul Fawaid atau biasa disapa Gus Jazil mengungkapkan pihaknya membuka opsi mengusung Ketua DPW PKB Jawa Timur Abdul Halim Iskandar atau Gus Halim sebagai bakal calon gubernur (bacagub) pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Jawa Timur (Jatim). Gus Jazil menilai kakak kandung dari Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin itu bisa menyaingi Khofifah Indar Parawansa pada Pilgub Jatim.

"Gus Halim (diusulkan di Pilkada Jatim) karena kan ketua wilayah, kalau beliau maju mesin pasti langsung menyala. PKB itu mesin besar, mesin turbo di Jatim, 30 persen (kursi DPRD)," ujar Gus Jazil di gedung DPR, kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (25/7/2024).

Gus Jazil mengakui usulan tersebut baru sebatas pendapat pribadi. Dia optimistis Gus Halim bisa menggerakkan seluruh kader PKB di Jatim untuk memenangi Pilgub Jatim.

ADVERTISEMENT

"Ini baru pendapat saya pribadi karena mengingat perlu figur yang langsung menghidupkan mesin. Siapa yang bisa menghidupkan mesin? Pak Halim Iskandar di Jatim," tegasnya.

Gus Jazil berharap usulan tersebut direspons positif PDIP, sebagai partai yang berpeluang berkoalisi dengan PKB. Menurut dia, kekuatan PKB dan PDIP bisa mengimbangi kekuatan petahana Khofifah Indar Parawansa dan Emil Dardak pada Pilgub Jatim.

"Apalagi bareng PDIP, hampir separuh (kekuatan di DPRD)," tutur Gus Jazil.

Hanya saja, kata Gus Jazil, Gus Halim sepertinya masih mempertimbangkan usulan tersebut. Alasannya, yang bersangkutan terpilih menjadi anggota DPR periode 2024-2029. Sementara itu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) meminta anggota legislatif terpilih untuk mundur bila akan ikut pilkada.

"Namun kan Gus Halim terpilih DPR. Makanya sekali lagi saya meminta kepada KPU, berikan aturan yang lebih tegas, terkait dengan aturan harus mundur. Wapres sekarang kan enggak, presiden juga enggak. Kenapa giliran kader-kader partai politik terhambat? Padahal di situ (pilkada) areanya partai politik," pungkas Gus Jazil.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Ironi Pilkada 2024, 9 Kepala Daerah Terjerat Korupsi hingga Maret 2026

Ironi Pilkada 2024, 9 Kepala Daerah Terjerat Korupsi hingga Maret 2026

NASIONAL
KPK Dalami Peran Tim 8 Sudewo sejak Pilkada 2024

KPK Dalami Peran Tim 8 Sudewo sejak Pilkada 2024

NASIONAL
7 Kepala Daerah yang Terjaring OTT KPK meski Belum Setahun Menjabat

7 Kepala Daerah yang Terjaring OTT KPK meski Belum Setahun Menjabat

NASIONAL
Ini 4 Provinsi Paling Tinggi Partisipasi Pemilih pada Pilkada 2024

Ini 4 Provinsi Paling Tinggi Partisipasi Pemilih pada Pilkada 2024

NASIONAL
KPU Tetapkan Nanda-Anton sebagai Bupati dan Wabup Pesawaran Terpilih

KPU Tetapkan Nanda-Anton sebagai Bupati dan Wabup Pesawaran Terpilih

NASIONAL
Honor PPS Mandek, Kejari Sigi Usut Dugaan Korupsi Dana Pilkada

Honor PPS Mandek, Kejari Sigi Usut Dugaan Korupsi Dana Pilkada

NUSANTARA

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon