ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Golkar Dinilai Tak Solid Dukung Ridwan Kamil-Suswono, Suara untuk Pramono-Rano Bertambah

Jumat, 25 Oktober 2024 | 11:31 WIB
A
R
Penulis: Antara | Editor: RZL
Pramono Anung dan Rano Karno.
Pramono Anung dan Rano Karno. (Antara/Aprillio Akbar)

Jakarta, Beritasatu.com - Pengamat politik Ray Rangkuti menilai suara pasangan calon (paslon) gubernur dan calon wakil gubernur Jakarta nomor urut tiga, Pramono Anung dan Rano Karno terus meluas. Menurut Ray, paslon ini memiliki peluang besar untuk meraih dukungan dari pemilih yang lebih luas, termasuk pemilih Partai Golongan Karya (Golkar) yang tak solid mendukung pasangan Ridwan Kamil dan Suswono (Rido).

“Paslon ini bisa mendapatkan suara pemilih yang lebih luas, termasuk dari Golkar yang tidak solid mendukung Rido,” kata Ray, Kamis (24/10/2024).

Hasil survei dari Lembaga Survei Indonesia (LSI) yang dilakukan pada 10-17 Oktober 2024 menunjukkan dukungan publik Jakarta terhadap pasangan Pramono-Rano mencapai 41,6%. Sementara itu, dukungan untuk pasangan Ridwan-Suswono hanya 37,4%, dan Dharma-Kun sebesar 6,6%.

ADVERTISEMENT

Ray menambahkan, sejak awal dirinya telah mengamati bahwa elektabilitas pasangan Rido tidak mampu memperoleh suara signifikan. Ia memprediksi suara pasangan Rido sangat berpotensi dikalahkan oleh Pramono-Rano, karena dukungan pemilih mereka hanya bersumber dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

"Saya tidak terlalu terkejut. Sejak awal, saya sudah yakin Pram dan Rano akan dapat mengimbangi Rido," ujar Ray.

Dukungan untuk pasangan Pramono-Rano menunjukkan penguatan signifikan dalam sebulan terakhir, meningkat dari 28,4% pada awal September menjadi 41,6% pada pertengahan Oktober 2024. Di sisi lain, pasangan Ridwan Kamil-Suswono mengalami penurunan dukungan dari 51,8% di awal September menjadi 37,4% pada pertengahan Oktober.

Dukungan terhadap pasangan Pramono-Rano juga terlihat lebih solid dibandingkan pasangan lain. Dari keseluruhan pemilih Pramono-Rano, 75,6% menyatakan kemungkinan untuk mengubah pilihan mereka sangat kecil. Hanya sekitar 23,4% yang masih mungkin berubah pilihan. Sementara itu, survei juga menunjukkan bahwa sekitar 27,7% publik kemungkinan akan mengubah pilihan mereka, dan sekitar 71,1% sudah yakin dengan pilihan yang diambil.

Dalam upayanya untuk mempertahankan dan meningkatkan elektabilitas, Pramono telah meminta tim suksesnya untuk bekerja keras hingga hari pencoblosan pada 27 November 2024.

"Alhamdulillah, saya tidak berpikir terlalu besar, tetapi bagaimana menyelesaikan masalah yang ada di lapangan, terutama yang kami temukan," kata Pramono di Jakarta, Rabu (23/10).

Diketahui, Pilgub Jakarta 2024 diikuti oleh tiga paslon gubernur dan wakil gubernur, yaitu Ridwan Kamil-Suswono (Rido) nomor urut 1, Dharma Pongrekun-Kun Wardana (Dharma-Kun) dari independen nomor urut 2, dan Pramono Anung-Rano Karno (Pram-Doel) nomor urut 3.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Pramono: Jakarta Masih Berstatus Ibu Kota Negara!

Pramono: Jakarta Masih Berstatus Ibu Kota Negara!

JAKARTA
Pramono Minta Jaringan Judi Online di Hayam Wuruk Ditindak Tegas

Pramono Minta Jaringan Judi Online di Hayam Wuruk Ditindak Tegas

JAKARTA
Pramono Kaji Ulang Jam CFD Rasuna Said

Pramono Kaji Ulang Jam CFD Rasuna Said

JAKARTA
Pramono Anung Yakin Sampah Kramat Jati Bisa Teratasi

Pramono Anung Yakin Sampah Kramat Jati Bisa Teratasi

JAKARTA
Jakarta Siapkan Fasilitas Pilah Sampah Rumah Tangga

Jakarta Siapkan Fasilitas Pilah Sampah Rumah Tangga

JAKARTA
Zulhas Sebut Program Pilah Sampah Jakarta Bisa Ditiru Nasional

Zulhas Sebut Program Pilah Sampah Jakarta Bisa Ditiru Nasional

JAKARTA

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon