ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Klaim Menang di Pilbup Nduga, Pasangan Namia-Obed Unggul di 32 Distrik

Sabtu, 30 November 2024 | 20:11 WIB
YP
BW
Penulis: Yustinus Patris Paat | Editor: BW
Pasangan calon bupati dan wakil bupati nomor urut 1 pada Pilbup Nduga Namia Gwijangge-Obed Gwijangge.
Pasangan calon bupati dan wakil bupati nomor urut 1 pada Pilbup Nduga Namia Gwijangge-Obed Gwijangge. (../Istimewa)

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua tim pemenangan pasangan calon bupati dan wakil bupati nomor urut 1 Kabupaten Nduga Namia Gwijangge-Obed Gwijangge, Leri Gwijangge mengatakan, hasil hitungan tim mengukuhkan Keeanga pasangan Namia-Obed di Pilbup Nduga 2024.

Berdasarkan hasil kesepakatan musyawarah mufakat atau sistem pemilihan noken, kata Leri, pasangan Namia-Obed mendapat dukungan bulat dari 32 distrik dengan total suara mencapai 50.000.

Diketahui, Pilbup Nduga 2024 diikuti oleh dua pasangan calon, yakni pasangan calon bupati dan calon wakil bupati Nduga nomor urut 1 Namia Gwijangge-Obed Gwijangge dan paslon nomor urut 2 Dinard Kelnea-Yoas Beon.

Jumlah daftar pemilih tetap di Nduga sebanyak 97.962 orang. Jika pasangan Namia-Obed mendapatkan dukungan 50.000 suara, maka pasangan tersebut menang dengan mengantongi 60 persen suara pemilih di Kabupaten Nduga.

ADVERTISEMENT

"Dengan demikian, kami sudah bisa pastikan bahwa pasangan Namia-Obed memenangi Pilkada Kabupaten Nduga. Kami berhasil dapat kesepakatan di 32 distrik, 248 kampung dengan jumlah suara lebih dari 50.000. Ini sudah cukup mengantarkan kemenangan bagi pasangan calon yang kami dukung," ujar Leri dalam keterangan resminya kepada wartawan, Sabtu (30/11/2024).

Menurut Leri, jika ada klaim dari pihak lain yang menyatakan unggul, hal tersebut hanya merupakan pernyataan provokatif sepihak. Apalagi, kata dia, jika klaim kemenangan tersebut berdasarkan pada hitung cepat karena di Nduga tidak ada hitung cepat seperti di kota-kota besar.

"Di sini semua terpantau berdasarkan hasil kesepakatan masyarakat di tingkat kampung. Dukungan untuk kami sudah bulat dari 248 kampung di 32 distrik yang ada. Jadi hitungan kami sangat riil berdasarkan data kesepakatan masyarakat yang saat ini proses input data terus dilakukan oleh petugas KPPS,” jelasnya.

Leri mengatakan, hasil yang diperoleh saat ini merupakan kesepakatan yang sudah diambil sebelum pemilihan pada 27 November 2024. Menurut dia, dukungan tersebut tidak berubah hingga hari pemungutan suara.

Leri pun mengimbau para pihak untuk tidak memainkan dukungan suara yang sudah diberikan oleh masyarakat termasuk para penyelenggara baik di tingkat distrik maupun kabupaten.

"Dukungan tersebut tidak berubah pada hari pemilihan. Jadi kami bisa pastikan kemenangan itu karena hasil kesepakatan noken tersebut," pungkas Leri memastikan kemenangan pasangan Namia-Obed.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon